Senin, 22 Juli 2019

Dianggarkan 22,7 Miliar, Bendungan Terbesar di Minsel Mulai Dibangun

BendunganMTerkini.com, AMURANG - Proyek pembangunan Bendungan antara Desa Sulu dan Desa Paslaten Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dimulai setelah penandatanganan surat perjanjian kerja sama dilakukan PT Lambok Ulina dan konsultan pengawas dari CV Komitmen Prima.

BendunganWakil Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar SH meminta satuan kerja (satker) dan pejabat pembuat komitmen (PPK) terkait mengerjakan bendungan dengan tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan karena menggunakan uang negara.

“Pergunakan uang negara dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Balai, satker, dan PPK adalah perwakilan pemerintah di daerah dan sebagai ujung tombak di daerah, ” kata Wongkar saat menyaksikan penandatanganan surat perjanjian di Desa Sulu pada Selasa (1/3).

Bendungan Sulu – Paslaten dibangun sebagai pengendali banjir dengan nilai kontrak Rp 22,750 Miliar serta panjang 464 meter dan tinggi 410 meter. Bendungan ini didesain mampu meredam dan mereduksi debit banjir selama beberapa tahun.
Pekerjaan pembangunan Bendungan Sulu – Paslaten dilaksanakan selama 300 hari kalender.

“Bendungan ini akan menjadi bendungan terbesar di Minsel. Sehingga Dia berharap proyek infrastruktur ini bisa meningkatkan perekonomian di Minsel khususnya di Kecamatan Tatapaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Minsel Ir Joutje Tuerah ST MM mengatakan, proyek tersebut merupakan hasil lobi bupati Christiany Eugenia Paruntu SE pada tahun 2015 lalu di kementerian PU.

“Jadi proyek bendungan ini sebenarnya sudah dipending oleh kementerian PU, karena bupati Minsel terus melakukan lobi, jadi Minsel mendapatkan bantuan untukbpembangunan bendungan tersebut,” tandasnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*