Jum'at, 19 Juli 2019

Dimakamkan di Tambun Dumoga, Orang Tua Franklin di Rundung Kesedihan dan Penyesalan

KorbanMTerkini.com, TAMBUN – Franklin Towaki mahasiswa semester 4 Fakultas Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unima yang meninggal akibat gantung diri di Tomohon akhirnya hari ini, rabu (9/3/2016) dimakamkan di Desa Tambun, Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow.

Korban yang diketahui meninggal gantung diri pada pagi dini hari (8/3/2016) di Kaaten Matani Tomohon Tengah, merupakan anak yang di kenal baik oleh teman-temanya.

Ditemui di rumah duka di Desa Tambun Kecamatan Dumoga Timur Bolmong, keluarga merasa sedih dan terpulukl akibat kepergian Franklin. Menurut juru bicara keluarga Ev. Serty Kaligis yang adalah Papa Tua dari FT mengatakan bahwa ponakannya dikenal sebagai anak yang baik dan pandai bergaul.

“Sepeninggalnya keponakan kami ini membuat Kami keluarga terpukul termasuk saya sendiri karena kami mengenal keponakan ini merupakan anak yang baik dan pandai dalam bergaul ke teman-teman, tapi kami sangat terpukul dan sangat menyesal karena keponakan kami mengambil jalan pintas yang tidak di kehendaki oleh Tuhan,” tutur Kaligis.

Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Frangky Manus mengungkapkan hasil penyelidikan awal korban gantung diri. mayat korban pertama kali ditemukan pada Selasa Pagi (8/3/2016) oleh Welem Tiwow (61) warga sekitar kos-kosan di Kaaten Matani Tomohon. (tim/glen)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*