Senin, 14 Oktober 2019

Mie Dicampur Boraks Diduga Beredar di Minsel

MTerkini.com, AMURANG – Warga yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mulai dibayangi racun boraks. Racun yang bisa mematikan ini diduga dicampur dalam mie dan dijual bebas ke masyarakat.

Terbongkarnya pabrik mie yang menggunakan boraks sebagai bahan pengawet membuat warga kaget sekaligus diliputi ketakutan.

“Terus terang kami kaget ketika mengetahui hal tersebut. Kami pikir hanya di Jawa yang menggunakan bahan pengawet, nyatanya di sini juga sudah ada. Apalagi penemuan terhadap kedua pabrik di Desa Kilometertiga dan Kelurahan Buyungon sudah bertahun-tahun berproduksi,” ujar Jonly Tumuyu warga Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang ini kepada manadoterkini.com.

Dia juga meminta kepada pemerintah dan kepolisian harus bertindak tegas. Karena sudah menjual mie yang mengandung bahan pengawet yang membahayakan keselamatan manusia. “Kami minta pabrik tersebut ditutup, karena sudah meracuni masyarakat. Kepolisian jangan tinggal diam. Hal ini harus diusut tuntas. Karena jika dibiarkan berarti pemerintah dan pihak penegak hukum sama saja melegalkan tindakan pemilik pabrik menggunakan boraks. Apalagi sudah ada hasil penelitian dari BPOM yang menyatakan bahwa mie yang diproduksi kedua pabrik mengandung boraks,” pintanya.

Kepala Kecamatan Amurang Johnie Mononimbar SH mengaku, kalau pihaknya telah meminta kepada kedua pemilik pabrik yang beroperasi di kecamatan Amurang dengan menggunakan bahan pengawet mematikan itu untuk menghentikan produksi.

“Permintaan ini sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh BPOM,” pungkasnya.
Diketahui, Boraks adalah zat kimia yang digunakan sebagai bahan pengawet. Ia berfungi untuk membunuh kuman. Boraks biasanya dipakai untuk membuat campuran deterjen, salep kulit dan pengawet kayu.

Bahan ini memiliki kandungan zat beracun yang dapat mengganggu kesehatan manusia. Boraks yang telah dikonsumsi manusia, makan substansi zat berbahaya akan terserap oleh usus untuk kemudian menumpuk di dalam hati, ginjal, serta testis. Dan akhirnya kadar toksin yang terkumpul di dalam tubuh akan semakin tinggi.

Boraks merupakan bahan beracun bagi manusia, ia bisa diserap oleh tubuh dan disimpan secara kumulatif dalam hati, otak, usus, atau testis yang berdampak dosisnya dalam tubuh semakin lama semakin tinggi. Bila konsumsi secara terus menerus dapat menyebabkan kanker.
Boraks memiliki efek racun berbahaya yang dapat mengganggu sistem metabolisme dalam tubuh. Namun, bahan ini memiliki tingkat efek keracunan yang berbeda. Yang pasti adalah bahaya boraks pada makanan bagi kesehatan sangat mematikan.
Bahan ini biasanya dicampur pada mie basah. Ciri-ciri mie basah yang menggunakan campuran bahan boraks adalah tidak lengket, tekstur kenyal, dan tidak mudah putus. Untuk itu, hati-hati bahaya mie instan cukup mematikan.
Ciri boraks yang dicampur di bakso, maka bakso tersebut akan kenyal, warnanya tidak sesuai dengan warna asli daging tetapi cenderung berwarna cerah keputih-putihan, itu menandakan bahwa makanan tersebut menggunaka borak sebagai bahan pembuatannya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*