Senin, 22 Juli 2019

Michelle Rompis : Hari Kartini Merupakan Penghormatan Atas Perjuangan Perempuan

bitungMTerkini.com, BITUNG – Hari ini 21 Maret 2016 adalah merupakan hari pahlawan bagi para kaum perempuan Indonesia, mengapa tidak..?! hari ini bangsa Indonesia umumnya telebih kaum perempuan khususnya memperingati hari Kartini, dimana sosok Raden Adjeng Kartini adalah suatu simbol ketangguhan perempuan Indonesia.

Memperingati hari Kartini ditahun 2016 ini, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bitung Michelle Eliza Rompis, SE,MM ikut memaknai hari Kartini.

Menurut Michelle, “Hari Kartini adalah sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita. Kartini ada sebagai pahlawan, bukan dengan tindakan kekerasan, tapi tetap radikal, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya.”

Lanjut Michelle yang juga tenaga pengajar di salah satu kampus swasta di Kota Bitung, setelah sekian lama kondisi kaum perempuan saat ini, masih banyak yang jauh dari harapan, ada yang mandiri seolah‐olah bisa hidup tanpa kaum pria, kaum perempuan menjadi budak dinegeri orang dan menjadi bahan pelecehan atau diperjual belikan.

“Yang seharusnya adalah kesetaraan, saling menghormati, saling mendukung, dan saling menjaga kebebasan secara manusiawi. Di dalam keluarga, didalam pekerjaan, didalam masyarakat, masih banyak kita lihat ketidak adilan yang diterima oleh kaum perempuan,” katanya.

“Nasib kita sebagai kaum perempuan ada ditangan kita sendiri. Jadi perlihatkan kalau kaum perempuan itu tidak lemah, melainkan mempunyai kekuatan untuk melebihi kaum pria tapi tidak lepas dari tanggung jawab terhadap keluarga, pekerjaan dan masyarakat sebagai kodratnya kaum perempuan. Semoga makna Kartini ditahun ini dan juga tahun‐tahun mendatang bukan sekedar memperingati dengan kegiatan‐kegiatan, tapi muncul Kartini‐Kartini baru yang melegenda seperti Ibu Kartini,” urainya.

“Sebuah bangsa akan maju tergantung pada kualitas perempuan dan dibalik suksesnya sebuah keluarga biasanya ada seorang perempuan yang kuat, dan tabah memikul beban sebagai seorang istri, seorang ibu, seorang karyawati dan seorang wanita yang baik berkepribadian,” tutup Michelle yang juga seorang Akuntan diperusahan swasta di Kota Bitung.(ald)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*