Senin, 22 Juli 2019

Diduga Takut Ditangkap Polisi, Warga Desa Basaan Gantung Diri

MTerkini.com, RATATOTOK – Pertikaian antar pemuda yang terjadi di Desa Basaan Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) baru-baru ini ternyata membuat Jemri Koampa (32) warga Jaga I nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon cengkih Selasa (29/3) kemarin.

Berdasarkan infotmasi yang berhasil dirangkum manadoterkini.com, Jemri nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena korban diduga takut bakal akan ditangkap polisi. Apalagi korban mengetahui kalau teman – temannya sudah banyak diamankan oleh pihak Kepolisian. Melihat banyak teman – temanya yang ditangkap, dirinya pamit kepada keluarganya untuk pamitan pergi ke perkebunan air jatuh.

“Kami menduga korban mengakhiri hidupnya karena dia berpikir kalau dia juga akan ditangkap oleh polisi, pada Rabu (30/3) siang tadi, dia pamitan kepada keluarga untuk pergi ke perkebunan Air Jatu. Lalu melakukan aksi nekat gantung diri,” ungkap Kepala Desa Basaan Frits Ganda kepada sejumlah wartawan.

Lanjut Dia, padahal dari nama-nama yang dicantumkan kepolisian sebagai tersangka, Jemri tidak masuk di dalam daftar tersebut.

“Padahal korban tidak masuk dalam daftar nama-nama tersangka yang ada pada pihak polisi. Namun akibat takut, dia malah gantung diri,” pungkasnya.

Sehingga Dia meminta kepada masyarakat yang tidak terlibat dalam kerusuhan, jangan takut atau nekat melakukan aksi yang mencelakakan diri sendiri. Sebaliknya, serahkan semua kasus tersebut kepada kepolisian.

“Tidak mungkin, orang yang tidak bersalah dan akan ditangkap sama polisi. Serahkan semuanya kepada pihak kepolisian,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Benny Bawensel SIK MH melalui Kasatreskrim Polres Minsel AKP Muh Ali Tahir SH yang dikonfirmasi manadoterkini.com pada Rabu (30/3) sore tadi membenarkan kejadian tersebut.

“Ya, saat ini jenasah korban sudah diserahkan ke pihak Keluarga untuk di makamkan,” tutupnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*