Kamis, 17 Oktober 2019

Disdukcapil Minsel Diduga Lakukan Pungli, Mononimbar : Jika Terbukti Akan Ditindak

MTerkini.com, AMURANG – Pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Minahasa Selatan (Minsel) diduga lakukan pungli kepada masyarakat.

Sejumlah warga yang hendak mengurus identitas ataupun keperluan lainnya, terpaksa harus mengeluarkan anggaran agar keperluan mereka bisa dilayani.

Sayangnya, meski sudah memberikan uang pelicin yang dianggap warga sebagai biaya adminstrasi, keperluan warga tersebut tidak langsung jadi. “Sudah lama menunggu, tapi harus menunggu pimpinan katanya untuk menandatangani berkas kami,” ujar salah satu warga yang mengaku menuntaskan akte perceraian.

Menurutnya, dirinya sudah beberapa kali datang ke Disdukcapil untuk keperluan tersebut. “Pertama datang untuk mengambil salinan akte cerai katanya ada biaya hingga Rp 500-an ribu. Karena anggarannya tidak cukup kami kembali setelah dananya cukup,” katanya dengan nada kecewa.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs Corneles Mononimbar dibuat geram dengan ulah oknum stafnya.

“Saya akan tindaklanjut kejadian ini. Karena disini tidak ada istilah bayar-membayar dan jika kedapatan ada yang meminta bayar akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menurut Mononimbar ada sanksi yang diterima jika sampai kedapatan ada oknum nakal. “Kalau oknum tersebut honorer saya akan langsung pecat. Kalau PNS akan diberikan sanksi,” pungkasnya.(dav)

Tags: , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

3 Responses

  1. Pungli di minsel tmsk disdukcapil sangat terang-terangan dengn alasan partisipasi tapi wajib. Yang kasihan warga minsel yang tinggal di ujung dunia disuruh bolak-balik tanpa kejelasan. Minsel memang hebat angkat 4 jempol untuk minsel.

  2. Jika Petugas nya PNS apakah hanya di beri sanksi?
    belum lama ini mengurus akte perceraian, di bebankan biaya 500rb,
    Dan harus menyerahkan berkas salinan putusan
    pengadilan negeri yang bermaterai, apakah benar begitu?

  3. Tgl 28 oktober 2016 saya mengurus akta cerai, oleh oknum pns dimintakan uang 600 ribu, dengan alasan kalo mau cepat keluar akta cerai harus bayar, kalo tidak bayar akan keluar setelah 2 minggu, akan tetapi uang sudah di berikan sampai komen ini dibuat akta cerai saya tidak keluar, mohon perhatiannya, terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*