Kamis, 21 November 2019

Walikota ROR Ngopi Bareng Dengan Kalangan Pers, Diskusi Pembangunan Manado

tmp_4427-20160404_155843-771021453

Walikota Manado Ir. Royke Roring (duduk) saat berdiskusi dengan kalangan pers pemko Manado di Kawasan Rumah Kopi Billy (RKB) yang di moderatori Amas Mahmud (berdiri) membahas mengenai pembangunan Kota Manado.

MTerkini.com, MANADO – Penjabat Walikota Manado Ir. Royke O. Roring akrab bersama para wartawan pos liputan Pemko Manado saat menggelar diskusi bersama di Rumah Kopi Billy (RKB) Mega Mas Manado (4/4/2016). Pada kesempatan itu digunakan sesi tanya jawab antara ROR dan perwakilan media.

Semua pertanyaan ditanggapi Kepala Bappeda Sulut inim ROR memberikan respon yang cukup akomodatif. Termasuk salah satunya yang kini ramai diberitakan media online yakni anggaran untuk PPS dan PPK se-Kota Manado. Untuk pertanyaan yang satu ini, Roring terlihat memberikan jawaban mendalam, disadari ROR bahwa perlunya publik mengetdaahui apa alasan dirinya mengambil kebijakan seperti saat ini.

”Keinginan dan harapan saya juga sama dengan warga Manado pada umumnya, yakni menyukseskan Pilkada Serentak di Kota Manado, kemudian menjamin terselenggaranya pemerintahan yang baik di Manado. Nah, untuk hal honor PPS, KPPS dan PPK memang saya tetap berpendirian serta berpegang pada aturan, dalam beberapa kesempatan sebelum Pilkada dilaksanakan 17 Februari 2016, saya berkoordinasi dibeberapa lembaga berkompeten, termasuk Kejati Sulut. Ini semua dilakukan demi mewujudkan Pilkada yang aman dan tanpa implikasi hukum kedepannya, saya tetap berpegang pada aturan tentang penggunaan dana hibah, dalam kesepakatan kita dengan KPU, pemerintah Kota Manado tidak membenarkan kalau KPU Manado ‘berhutang’ pada pihak ketiga,” Kata Roring

Dalam kesempatan ini juga ROR menjelaskan tentang pentingnya singkronisasi program yang dilakukan pemerintah Kota Manado. Dirinya menyampaikan bila tepat waktunya Manado dijabat Wali Kota defenitif, maka ROR sebagai Kepala Bappeda Sulut akan menjaga harmonisasi tersebut untuk terus melakukan pembangunan di Kota Manado.

Soal rolling yang ditanyakan wartawan juga ditanggapi ROR dengan merujuk pada mekanisme yang berlaku. Bagi ROR proses rolling tidaklah mudah, apalagi yang berkaitan dengan rolling eselon II, harus melalui prosedur berjenjang. Sementara menyangkut program Universal Coverage (Kesehatan Gratis) ROR memaparkan bahwa telah ditetapkan dalam APBD.

Sementara itu menjawab polemik hangat di media terkait dem mobnas, ROR sekali lagi mengatakan semua ada prosedurnya. “Tidak sembarangan. Ada aturan-aturan yang mengatur tentang mobns tersebut,” kata Roring.

Diakhir pembicaraan ROR berharap agar pertemuannya dengan wartawan liputan Pemkot Manado ini mengakrabkan hubungan pertemanan dan kemitraan antara dirinya bersama wartawan. ROR pun mengingatkan Kepala Bagian Humas dan Protokol pemeritah Kota Manado untuk menuntaskan kerja sama media massa di pemerintahan Kota Manado sebelum dirinya mengakhiri masa jabatan. (chris)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*