Sabtu, 16 November 2019

Desak Penetapan Calon Ditunda Pendukung Balon Kumtua “Duduki” DPRD Minut

manadoMTerkini.com, AIRMADIDI – Diduga hasil seleksi tambahan tidak transparan, ratusan warga pendukung bakal calon (Balon) Hukum Tua (Kumtua), mendatangi kantor DPRD Minut, Senin (11/4/2016), mendesak penetapan calon kumtua di 10 desa ditunda.

“Kami menduga penetapan calon kumtua ada permainan, karena di Wineru ada masyarakat yang nomor satu di seleksi justru tak diloloskan. Sebaliknya ada yang tak lolos tapi justru masuk dalam penetapan calon,” ujar Denny Sompie SE, Korlap aksi unjuk rasa.

Menariknya, nama Wakil Ketua DPRD Minut Denny Wowiling MSi, sempat disinggung pendemo sebagai salah satu pihak yang dianggap mengintervensi penetapan hasil seleksi akademik balon kumtua. Akan hal ini, DeWo-sebutan akrab Wowiling, menantang pendemo untuk membuktikan jika dirinya terkait intervensi.

“Rekam dan catat kata-kata saya. Jika saya terbukti melakukan intervensi dalam hasil tes tulis kumtua yang dilaksanakan panitia kabupaten, saya siap mundur sebagai pimpinan DPRD dan anggota dewan Minut,” tegasnya, dihadapan para aksi unjuk rasa.

Aksi damai tersebut akhirnya berakhir dengan dua keputusan. Pertama, DPRD akan menyurat ke Pemkab untuk menunda penetapan calon kumtua. Kedua, tim panitia kabupaten dan tim dari FISIP Unsrat akan diundang untuk mengklarifikasi terkait hasil seleksi.

“Semua pansel di tingkat kabupaten dan desa akan kita panggil hearing, termasuk tim Unsrat untuk membuka hasil tes balon kumtua, agar semuanya terang benderang,” kata Ketua DPRD Berty Kapojos, didampingi Legislator lainnya yakni Ketua Komisi A Cynthia Erkles SAB, Ketua Komisi B Stendy Rondonuwu, Sekretaris Komisi B Edwin Nelwan, Ir. Lucky Kiolol, Abram Eha dan Wentrik Sambiran.(Pow)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*