Rabu, 20 November 2019

Puluhan Rumah Kos Tak Kantongi Izin, Pemkab Boltim Merugi

salah satu rumah ko Tutuyan

Salah satu.rumah kos di Tutuyan

MTerkini.com, TUTUYAN-Tidak mengantongi ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Puluhan rumah kos-kosan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) rugikan Pemerintah Daerah sekitar 1 Miliar selama lima tahun belakangan ini.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Boltim Imran Makadomo, mengungkapkan bahwa selama ini baru 4 kos-kosan yang mengurus izin tapi ada juga yang belum memperpanjang izinnya hingga kami telah mengirim Surat Peringatan (SP).

“Ada yang sudah kami kirimkan SP yakni kepada salah satu oknum pengusaha, terkait tempat kosnya belum mengurus izin,” ungkap Makadomo Selasa (12/4) kemarin.

Secara spesifikasi Kepala Bidang Perizinan, BPMPTSP Boltim, Trikal Ndobe, menjelaskan untuk jenis usaha kps-kosan harus mengantongi 4 izin

“Izin yang harus diurus, yakni IMB, SITUP, SIUP dan HO, ada yang sudah memgantonginya tapi tidak diperpanjang setelah habis masa berlaku dari izin tersebut” jelas Ndobe.

Ndobe menambahkan jika pihaknya bisa saja meminta kepada instansi terkait seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang bertindak sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) untuk memberikan tindakan dilapangan, namun menurutnya pihaknya masih akan memberikan waktu untuk segera mengurus izin.

“Sebagai tim terpadu, kami juga bisa menyurat ke Satpol-PP untuk lakukan operasi di semua kos-kosan yang belum miliki izin, tapi saat ini kami masih meberikan kesempatan untuk dapat memgurus izin maupun memperpanjang izin,” tutupnya.

Ditempat terpisah, Kepala Satua (Kasat) Pol-PP Boltim, Ruslan Djarangkala, menegaskan, bahwa pihakny9 bisa saja langsung bertindak tegas dengan lakukan operasi dan tindakan tanpa ada surat permintaan dari BPMPTSP.

“Sebenarnya, jika sudah diberikan SP II kepada oknum tersebut, itu sudah bisa ditindak, namun kami masih merancang Standar Oprasi Prosedur (SOP) di daerah,” tandasnya.(wan/dav)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*