Sabtu, 23 November 2019

Atasi Permasalahan KUMKM, Wagub Kandouw Akan Bentuk Lembaga Penjamin Pinjaman Daerah

MTerkini.com, SULUT – Koperasi merupakan sokoguru perekonomian Indonesia hal ini yang ditegaskan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw saat membuka Temu Koordinasi Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi bidang Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) yang dilaksanakan di Hotel Aston, Kamis (14/04/2016).

Wagub juga menjelaskan, terdapat sejumlah masalah penting dalam pengembangan KUMKM di daerah Sulut.

“Diantara masalah Permodalan, selama ini pihak perbankan belum optimal dalam menyalurkan kredit produktif kepada sektor KUMKM, selain bunga kredit yang masih tinggi, “ungkapnya.

“Untuk itu kedepan akan dibentuk Lembaga Penjamin Pinjaman Daerah, untuk mengatasi masalah permodalan bagi para pelaku KUMKM, “ujar Kandouw.

Selanjutnya masalah Presisi, Wagub kembali mengingatkan soal penerima bantuan baik di Sektor UMKM, Pertanian, Perikanan selama ini hanya dinikmati oleh pihak-pihak tertentu atau tim sukses dari kepala daerah.

Saya sudah instruksikan kepada para kepala dinas agar tidak mengakomodir kelompok yang mengaku tim sukses. Untuk itu sebelum disalurkan bantuan harus diidentifikasi dulu apakah penerima bantuan benar-benar butuh dan memiliki kemampuan untuk mengelola.

Sebagai sokoguru perekonomian pengembangan dan pemberdayaan sektor UMKM menjadi prioritas pembangunan daerah, hal ini sudah tertuang dalam Visi dan Misi Gubernur dan Wagub. Harus kita sadari bahwa pengentasan kemiskinan melalui pengembangan UMKM memiliki potensi yang baik.

Senada dengan itu Kadis Koperasi dan UMKM Sulut Ir Rene Hosang menyatakan, sektor UMKM memiliki kontribusi yang besar bagi penyerapan tenaga kerja. Tentu saja akan dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja yang terlibat di dalamnya, juga pengembangan UMKM akan dapat menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja yang ada sehingga dapat mengurangi angka pengangguran, tandasnya.(alfa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*