Minggu, 17 November 2019

Liando: Pilkada Menguras APBD, Perlu Ada Formula Baru Pelaksanaannya

Ferry Daud Liando, FISIP, Unsrat, Manado

Dr. Ferry Daud Liando, M.Si (foto: ist)

MTerkini.com, MANADO – Pelaksanaan Pilkada selama ini sangat berat dan beresiko karena anggaran yang digunakan menguras APBD. Anggaran untuk rakyat harus mengorbankan kepentingan masyarakat, resiko konflik masyarakat, resiko konflik antar elit masyarakat, proses dan tahapan yang panjang dan melelahkan.

Namun menurut pengamat Politik dan Pemerintahan Dr. Ferry Daud Liando, M.Si, dampak dari Pilkada belum begitu di rasakan oleh masyarakat. “Pasca Pilkada yang paling banyak di untungkan adalah sebatas pada partai politik pengusung dan tim kampanye, penting sekali mencari formula baru bagaimana mekanisme dan sistim baru guna melahirkan proses Pilkada yang berdampak pada kepentingan masyarakat,” Pendapat ini terungkap dalam kegiatan kuliah umum pada Program Pendidikan S2 Tata Kelola Kepemiluan pascasarjana Unsrat (12/4/2016).

Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara dari FISIP Universitas Makassar Dr Jayadi Sen. Ia merupakan merupakan dosen ilmu politik dan mantan ketua KPU Makassar.

Kegiatan dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa dari program pendidikan tata kelola kepemiluan serta Prodi PSP pascasarjana Unsrat. “Kegiatan ini hendak menjawab permasalahan yang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan Pilkada selama ini,” pesan Liando. (chris)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*