Jum'at, 22 November 2019

Terhambat SK Dirjen, Guru SMA dan Pegawas di Boltim Bakal tak Terima TSG

boltim

Kabid PMPTK Momeng Ambarak

MTerkini.com, TUTUYAN – Tunjangan Sertifikasi Guru (TSG) triwulan I tahun 2016 dilingkup Dinas pendidikan (Dispen) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai pada tahap pemberkasan.

Kepala bidang Pengendalian Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Dispen Boltim Momeng Ambarak mengatakan jika proses pemberkasan bagi guru yang bakal. menerima TSG sudah dimulai pekan lalu.

“Saat ini mereka (Guru-red) yang sudah bersertifikasi dan layak menerima TSG dalam tahap pemberkasan,” kata Ambarak, kepada manadoterkini.com, Senin (18/4/2016) siang tadi.

Namun begitu lanjut Ambarak, untuk proseas pemberkasan saat ini bagi mereka yang sudah mengantongi Surat Keputusan (SK) Direktorat Jendral (Dirjen) kememtrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kami hanya melayani bagi mereka yang sudah memgantongi SK Dirjen, bagi yang belum nanti pada tahap susulan,” tambahnya.

Saat ini jelas Ambarak bagi para guru yang kemungkinan dicairkan TSG-nya hanya jenjang pendidikan TK,SD dan SMP dan untuk SMA/SMK serta pengawas sekolah masih terhalang dikarenakan belum terbitnya SK Dirjen.

“Pemberkasan dilakukan hanya untuk guru TK,SD dan SMP karena SK Dirjen mereka sudah ada dan untuk SMA/SMK serta pengawas sekolah belum bisa hingga SK dirjennya terbit,” jelasnya.

Diketahui jumlah para guru penerima TSG triwulan I tahun ini yang sudah mengantongi SK Dirjen sekitar 364 masing-masing TK 14,SD 266, dan SMP berjumlah 84 orang.

“Proses terbitnya SK Dirjen tergantung Data Pokok Pendidik (Dapodik) dari yang bersangkutan jika tidak lengkap maka otomatis Kemendikbud tidak akan mengeluarkan SK-nya,” tandasnya.(wan/dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*