Selasa, 12 November 2019

Aleg Yang Dianggap Hina Pancasila, Ini Jawaban Deval Pontoh

Boltim, Deval Pontoh

Deval Pontoh

MTerkini.com,TUTUYAN – Sempat dihebohkan dengan pemberitaan oleh sejumlah media terkait foto yang diunggah diakun pribadinya (Facebook-red) yang dianggap melecehkan lambang negara Republik Indonesia Pancasila akhirnya Anggota Legislatif (Aleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Ahmad Deval Pontoh angkat bicara.

Kepada manadoterkini.com, Pontoh mengatakan, jika foto itu sudah lama diunggah di akun facebooknya saat ketika dirinya masih mengenyam pendidikan disalah satu perguruan tinggi di kota Gorontalo.

“Saat itu saya masih kuliah di Gorontalo tahun 2008, karena euforia dukungan terhadap Timnas Indonesia sehingga teman saya mengedit foto saya dan dipampang di dada burung garuda,” kata Pontoh saat dihubungi manadoterkini.com via seluler, Kamis (21/4) siang tadi.

Lantas lanjut politisi partai Nasdem ini tanpa pikir panjang dan resikonya seperti apa dirinya langsung mengunggah foto tersebut ke akun facebooknya.

“Karena pikiran saya masih labil, maklum masih remaja tanpa memikir resikonya saya langsung mengunggah foto tersebut,” katanya.

Anggota Komisi III DPRD Boltim ini mengakui jika foto kontroversialnya itu heboh ketika istrinya mengunggah kembali keakun facebooknya yang baru dibuat setelah dirinya terpilih menjadi Aleg Boltim.

“Foto itu diunggah kembali oleh istri saya diakun FB saya yang baru, karena akun saya yang lama sudah terblokir,” aku Pontoh.

Namun Pontoh bergeming tidak ada maksud apapun baik dirinya dan keluarganya apalagi menghina sebuah lambang negara, untuk itu dirinya meminta maaf jika dengan adanya foto tersebut membuat tidak nyamanya masyarakat terutama masyarakat Boltim.

“Saya dan keluarga saya tidak bermaksud untuk menghina lambang negara kita, saya minta maaf kepada masyarakat, terutama masyarakat Boltim,” ungkapnya.

Sementara itu dengan adanya kabar bahwa dirinya akan dilaporkan ke pihak penegak hukum terkait fotonya itu oleh salah satu ormas di Boltim Pontoh mengaku bahwa, selaku warga negara yang baik dirinya siap untuk mengklarifikasi andaipun itu ke pihak kepolisian.

“Indonesia negara huKum, tidak ada yang kebal hukum, saya siap jika akan diperiksa terkait persoalan ini,” tandasnya.(wan/dav)

Tags: , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Ini yg namanya gajah di pelupuk tak kelihatan, semut di seberang lautan malah kelihatan, knp tdk memikirkan saja kartu seru yg sarat dgn iming2 yg tdk terbukti, yang notabene hanya utk membodohi rakyat, menyedihkan….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*