Jum'at, 22 November 2019

Meski Dukung Aksi Demo Buru, Gubernur Tetap Berharap Demo Tidak Turun ke Jalan

SUlut

Gubernur menerima kunjungan Serikat Pekerja Indonesia

MTerkini.com, SULUT – Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE menyatakan dukungannya untuk aksi demo buruh memperingati Hari Buru Internasional “May Day” Internasional yang jatuh pada Tanggal 1 Mey 2016 mendatang. Dukungan orang nomor satu di Sulut ini disampaikan langsung kepada Ketua serikat pekerja Indonesia (SPI) Sulut Tommy Sampelan (Tim) di ruang kerja Gubernur Selasa (20/04/1016).

Gubernur yang saat itu didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut Marsel Sendoh SH MSi mengatakan, “Semestinya buru tidak perlu demo turun kejalan karena hanya membuang-buang energi saja, akan tetapi percayakan saja kepada pemerintah daerah untuk mengatasi setiap problem yang dihadapi serikat buru Indonesia,” sembari memberi contoh para nelayan di Bitung yang akan berdemo di Jakarta terkait dengan moratorium kapal nelayan, akhirnya batal karena Pemprov sudah mengambil langkah-langkah penyelesaian terhadap Menteri Kelautan Perikanan Susi Pujiastusi.

Gubernur juga mengakui masih ada beberapa perusahaan yang belum mematuhi UMP yang sudah ditetapkan Pemprov Sulut. Namun demikian buru juga harus memahami bahwa tenaga kerja kita belum maksimal, persoalannya  karena produktifitas masih rendah.
Begitu pula industry di Sulut beda dengan di Jawa. “Kita disini paling banyak  hanya sektor jasa seperti restoran dan rumah makan. Kalau di pabrik itu enak, karena produktifitas terukur,” ujar orang nomor satu di Sulut.

Gubernur juga memberikan solusi agar para buru bisa bekerja enak dan nyaman, begini lebih baik kita dorong perusahaan berikan bonus para pekerja dari pada meminta UMP tinggi tapi tidak mampu dibayarkan. Kalau bonus tentu bisa diketahui perusahaan itu ada keuntungan lebih. Kedepan pada saat industri KEK masuk saya akan bikin seperti itu, tegas Ketua DPD  PDIP Sulut ini.

Sementara Ketua SPI Tommy Sampelan menyebutkan, aksi demo dalam rangka May Day Internasional kali ini akan dibikin lain, selain ada orasi dan dialog dengan pemerintah juga ada donor darah serta MOU antara serikat pekerja Indonesia dengan pemerintah, dalam hal ini BPJS kesehatan dan BPJS ketenaga kerjaan, sedangkan lokasinya di halaman Kantor Gubernur Sulut.

“Kami sangat mendukung pemerintahan Olly-Steven karena sangat konsern dengan buru serta suka mendengar keluhan masyarakat,” ungkap Sampelan.(alfa)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*