Sabtu, 16 November 2019

BPBD dan Koramil Gelar GUGASGUNA

MTerkini.com, TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon menunjukkan kepekaan dan kepedulian bagi pencegahan dan penanggulangan bencana alam seperti Gunung Meletus, Banjir dan Tanah Longsor. Karena Kota Tomohon sendiri merupakan daerah potensi rawan bencana karena topografi yang dimiliki Tomohon serta adanya dua Gunung Api yang masih aktif yakni Gunung Lokon dan Mahawu yang telah mendunia dan mengapit Kota Lima Dimensi ini.

Meskipun kedua gunung api ini telah menjadi obyek wisata andalan dan potensial bagi kepariwisataan dan pelestarian alam dan lingkungan sekitar tetapi juga berdampak positif dan negative bagi masyarakat yang mendiami daerah sejuk ini. Seperti dampak dari adanya ancaman bencana alam yang harus di hindari dan diwaspadai sedini mungkin dengan memberikan pelatihan dan pemahaman yang baik kepada masyarakat sekitar dan publik pada umumnya.

Oleh karena itu Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah bekerjasama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1302 Minahasa melalui Komando Rayon Militer (Koramil) Tomohon, pada hari ini (26/04/2016) memberikan pelatihan kepada Tim Relawan Gugus Tugas Tangguh Bencana (GUGASGUNA).

Para Tim Gugasguna yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 100 peserta yang mewakili lima Kelurahan yang ada di Kecamatan Tomohon Utara yakni Kelurahan Kinilow, Kinilow I, Kakaskasen I, Kakaskasen II dan Kayawu.

Dalam kesempatan ini Kepala BPBD Kota Tomohon Drs. Robbi Kalangi SH MM mengatakan bahwa pelaksanaan pelatihan ini akan berlangsung selama lima hari terhitung mulai hari ini 26-30 April 2016, yang nantinya dilaksanakan di Lapangan Babe Palar Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon.

Selanjutnya menurut mantan Camat Tomohon Selatan ini, tujuan pelatihan ini sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana serta meningkatkan kemampuan dalam memahami potensi bencana melalui program pencegahan dini dan penanggulangan korban bencan alam.

“Hal ini sangat di prioritaskan mengingat beberapa wilayah di Kota Tomohon, khususnya di wilayah Tomohon Utara adalah wilayah yang rawan bencana yakni Erupsi gunung Lokon dan Tanah Longsor,” ujarnya Kalangi.

Pun demikian, Kalangi menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yakni Koramil 1302-06/ Tomohon. Karena institusi yang dikenal dengan kemampuan fisik mental dan disiplin, juga melekat dalam prilaku Personal dalam mengayomi masyarakat dalam kehidupan kesehariannya.

Selanjutnya Komandan Koramil Tomohon Kapten INF Feky Welang mengatakan segala pekerjaan yang dilaksanakan tanpa dibarengi dengan Fisik, Mental, dan Disiplin yang baik, mustahil pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu kesiapn fisik, mental dan disiplin merupakan keharusan bagi setiap anggota baik TNI dan petugas Gugasguna. Kepada para peserta pelatihan kiranya dapatmengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. (toar)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*