Rabu, 17 Juli 2019

Sekdakab Boltim Minta Aparat Desa Jangan Persulit BPK

MTerkini.com, TUTUYAN – Realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) di 80 Desa yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada tahun 2015 lalu baik itu secara administrasi maupun hasil kegiatan fisik dilapangan menjadi target audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2016 ini. Seperti diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Boltim Ir H Muhamad Assagaf kepada sejumlah wartawan bahwa, sampai saat ini BPK sudah merampungkan laporan keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Selanjutnya, kata Assagaf, giliran Pemerintah Desa khususnya penggunaan ADD akan dikuliti BPK.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada seluruh aparat desa agar tidak mempersulit tim BPK ketika mereka meminta dokumen dan membutuhkan klarifikasi dari laporan keuangan ADD juga kegiatan fisik dilapangan. Karena menurut Assagaf, saat pemeriksaan inspektorat waktu lalu, ada sejumlah desa dinilai tak serius terhadap penyusunan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) ADD.

“Banyak desa yang pandang enteng SPJ tahap tiga bahkan ada tahap dua dan bahkan tahap satu yang belum selesai. Nah, sekarang ini sudah pemeriksaan rinci. Kurang lebih sepuluh hari mereka (tim BPK-red) akan turun langsung,” tegasnya.

Hal ini diakui Kepala Inspektorat Boltim Dra Meike Mamahit MAP. Dia menambahkan dari hasil pemeriksaan Inspektorat soal penggunaan ADD sudah diserahkan ke BPK RI. Namun, melalui pemeriksaan rinci, khusus ADD tetapi diperiksa kembali oleh BPK.

“Makanya kami juga menghimbau kepada semua aparat desa supaya proaktif dan jangan sampai ada kesan kurang baik,” tandasnya.(wan/dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*