Rabu, 11 Desember 2019

Atribut Dibakar, Kader PAN di Minsel Sebut Panitia Tidak Siap Gelar Pelantikan Pengurus DPW PAN Sulut

PAN

Demo waktu lalu di Kotamobagu

manadoterkini.com, AMURANG - Aksi pembakaran atribut bendera Partai Amanat Nasional (PAN) saat pelantikan Pengurus DPW PAN Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di kecam oleh sejumlah pengurus DPC PAN Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Pembakaran atribut tersebut sebelum pelaksanaan pelantikan di lapangan Molinow Kota Kotamobagu oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, (17/5/2016).

Menurut Ketua DPC PAN Kecamatan Ranoyapo Herry Poluakan menyayangkan pembakaran bendera PAN saat pelantikan Ketua DPW Sulut Sehan S. Landjar. Menurutnya ini tidak akan terjadi jika panitia pelantikan melakukan pengamanan ketat lokasi kegiatan.

Ia mengatakan ini sepenuhnya tanggung jawab panitia dan pengurus terpilih, karena tidak tanggap dalam melihat situasi dengan melaksanakan acara pelantikan tanpa koordinasi dengan pejabat setempat Ia menilai pelantikan ini di luar ibukota provinsi Sulut.

“Karena umumnya acara pelantikan baiknya di ibukota propinsi apalagi Kotamobagu itu tempat ketua DPW yang lama Ir. Tatong Bara yang jelas pasti banyak pendukung fanatik,” Jelas Poluakan.

Hal berbeda diutarakan Ketua DPC PAN Kecamatan Tompaso Baru Hendrik Dajoh. Ia mengatakan pelantikan yang digelar di Kotamobagu seakan menunjukkan kepada publik bahwa mantan ketua DPW Tatong Bara telah tersingkir dari jabatan kepada warga Kotamobagu dengan massa fanatik PAN di Sulut.

“Acara pelantikan ini kan semacam ba terek bahwa napa torang so menang, bagimana mo besar ini partai kalu sama kanak-kanak bagitu. Seharusnya eforia itu lebih mendewasakan bukan meruncingkan masalah, apalagi terpilihnya Sehan Landjar bukan lewat proses pemilihan yang demokratis karena hanya di tunjuk oleh DPP, jadi wajar jika demo menyambut Ketum DPP Zulkifly Hasan dan jelas mengganggu dan kami menilai kejadian ini pertama di Indonesia ketum sebuah partai di demo oleh kader dan pengurusnya sendiri,” sindir Hendrik dengan menggunakan dialek Manado.

Sementara itu lewat sambungan Handphone ketua DPC PAN kecamatan Maesaan Alfons Sumual, S.IP dengan lantang dan tegas mengatakan PAN Sulut akan anjlok pada Pemilu 2019. Ia mengatakan pelantikan di Kotamobagu merupakan tindakan yang fatal karena pasti pendukung fanatik mantan Ketua DPW Tatong Bara tersinggung.

“Sangat miris bukan, jadi stoplah saling mengejek karena bisa-bisa PAN malah akan terpuruk dan target 2 kursi DPR RI dari Sulut hanya gombal dan hayalan. lebih baik sosialisasi terus bahwasanya PAN ini bukan lagi partai Islam tapi telah menjadi partai nasionalis, itu yang penting karena akan membantu kader di wilayah non Muslim berjuang untuk mencapai target PAN kedepan,” koar Sumual, Kamis (19/5/2016).

Sementara itu Ketua DPD PAN Minsel Richard Ottay saat dihubungi manadoterkini.com membenarkan bahwa atribut PAN dibakar. Ia mengatakan dinamika organisasi sudah biasa terjadi apalagi di Partai Politik. Ia meminta kader PAN di Minsel tetap tenang dan terus konsolidasi meraih hati rakyat.

“Saya berharap kader tenang dan kita sama-sama menopang program kerja partai dari Pusat hingga daerah. Apalagi menjelang Musda DPD PAN Minsel dalam waktu dekat. Saya tahu kader pasti ada yang kecewa, tapi mari kita sama-sama memajukan PAN di Minsel,” ujar Ottay. (dav/tim)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*