Rabu, 11 Desember 2019

Mantiri : Program MAMA di HATI Bukan Sekedar Jargon

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota Bitung sedang menggiatkan Program MelAyani MAsyarakat Dengan HATI” (MAMA DI HATI) dan hal ini bukan hanya jargon. Ini akan menjadi GOAL dari semua perwujudan Program Pembangunan yang menjadikan masyarakat sebagai tujuan dari pembangunan itu sendiri.

Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri saat membuka Sosialisasi Inovasi Pelayanan Publik di Ruang Sidang Lt. IV Kantor Walikota Bitung bersama Tim dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI, Kamis (19/05/2016).

Sebelum memberikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi Inovasi pelayanan Publik, Mantiri Meminta kepada seluruh Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) bahkan perwakilan Masyarakat selaku peserta yang hadir dalam sosialisasi ini untuk mematikan Handphone.

“Dimohon Handphone (HP) para peserta dimatikan terlebih dahulu, agar bisa ada konsentrasi dalam mengikuti sosialisasi ini, Kalau mau foto-foto nanti sebentar,” ujar Mantiri‎.

Lewat sambutannya, Mantiri menjelaskan ‎tentang salah 1 point dalam 9 Program Nawacita Presiden R.I tepatnya Point ‎ke-dua tentang membangun tata kelola pemerintahan yang Bersih, Efektif, Demokrasi dan Terpercaya, maka Pemerintah di Kota Bitung pada era ini mengacu pada 3 nilai, yaitu Integritas, Kerja Keras dan Gotong Royong yang ‎bertujuan untuk menciptakan Pelayanan Publik yang lebih baik.

“Dalam memberikan pelayanan publik, kita harus memahami tentang kesetaraan ‎antara hak dan kewajiban”, katanya‎

Lanjut Mantiri, Sebagai Pemerintah kita harus ‎mampu merubah mindset perilaku birokrasi dari budaya penguasa menjadi ‎budaya pelayanan agar pemerintah mampu menjangkau kebutuhan masyarakat dan hadir di antara masyarakat, juga ‎mempermudah warga untuk mendapatkan pelayanan.

“Bukan berarti kita ‎melalaikan aturan yang ada, akan tetapi kita mampu menerapkan aturan yang ‎lebih mudah dipahami untuk dapat diwujudkan secara lebih baik sesuai dengan ‎Standar Pelayanan (SP) dan Standar Oprasional Prosedur (SOP),” tegas Mantiri‎.

Mantiri menambahkan Pentingnya Inovasi dalam Pelayanan Publik sangat disadari oleh Pemerintah Kota Bitung sehingga Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan yang baik menjadi ‎salah satu program prioritas di Tahun 2016.

Sementara itu, DR. Muhammad Imanudin selaku Narasumber dari TIM KEMENPAN-RB RI dalam sosialisasinya terkait Pelayanan Publik mengatakan bahwa ingin agar ‎di Tahun 2025, status “Indonesia Berjuang”, berubah menjadi “Indonesia ‎Juara”, (ref/chris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*