Rabu, 17 Juli 2019

Liputan Khusus : Pasca Dilantik Ini yang Dilakukan GSVL-MOR

“Program 100 Hari Hingga Realisasi Janji Kampanye”

GSVL-MOR Tancap Gas, Pejabat Digilir Lapor Program Kerja Lewat Rokorev Baseline

DILANTIK pertengahan tahun anggaran 2016 sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado membuat GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan (GSVL-MOR) tak mau ketinggalan dengan daerah lain di Sulut.

manadoManado sebagai pusat ibukota Provinsi yang selalu menjadi tolak ukur daerah lain, memaksa GSVL-MOR untuk tancap gas. Sontak saja di hari kedua masuk kantor GSVL-MOR langsung melaksanakan Rapat Koordinasi Evaluasi (Rakorev) Baseline Kepemimpinan yang diikuti semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), Para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, Camat hingga Lurah.

Rakorev digagas Bappeda Manado ini berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota berlangsung ketat. Dimulai pukul 09.00 pagi hingga selesai tersebut, dipimpin langsung Walikota GSVL dan Wawali Mor. Bahkan SKPD yang datang terlambat dilarang untuk masuk ke ruangan rakorev.

Menurut Koordinator pelaksana Rakorev, Bartje Assa, rapat ini akan menjadi indicator dasar pemerintahan baru untuk menjadi patokan kepemimpinan GSVL-MOR 5 tahun kedepan.

“Lewat Rakorev Baseline ini semua SKPD bisa menyamakan presepsi kerja antara pimpinan dan staf demi meningkatkan kinerja seluruh SKPD di pemerintahan baru ini,” jelas Kepala Bappeda dikenal kaya ide brilian di bidang pemerintahan ini.

Akan halnya Wali Kota GSVL saat membuka Rakorev mengakui, dirinya dan Mor butuh informasi dan penjelasan-penjelasan semua SKPD sejauh mana tupoksi program kerja mereka satu tahun belakangan ini sampai 2016.

“Ini penting. Lewat Rakorev Baseline ini titik nol kami memulai bekerja. Jadi saya dan Pak Wakil minta pemaparan bergilir masing-masing SKPD sudah sampai dimana capaian kinerja anda,” kata GSVL.

Diharapkan, program tertuang dalam APBD 2016 harus didistribusikan tuntas dalam program kerja di semua SKPD dari Dinas, Badan, Camat hingga Lurah.

“Dari sini kita akan lihat. Kalau ada permasalahan hingga tidak tercapai, kita cari solusinya. Ada yang capaiannya lambat, kita pacu,” ujar GSVL.

Ini dilakukan GSVL, karena tak mau pekerjaan tahun anggaran APBD 2016 dibawa kepemimpinan dirinya dan Mor sampai di-carry over di tahun 2017.

“Sekarang masih ada waktu enam bulan lebih bekerja. Saya yakin kalau semua dilakukan sesuai mekanisme, pasti bisa berjalan lancer,” kata Walikota dua periode ini.

Termasuk capaian pekerjaan fisik yang dikerjakan pihak ketiga. Baik yang sudah ada kontrak kerjanya di masa waktu pekerjaan ini.

“Jangan sampai pekerjaan berbuntut masalah hokum. Sebab kepemimpinan saya dan Pak Wakil menjunjung visi misi menjadikan Manado Kota Cerdas seperti tertuang dalam RPJMD,” tandas suami tercinta Prof. DR. Paula Lumentut-Runtuwene ini.(***)

Ini Program 100 Hari Kerja Wali Kota-Wawali Manado, Mor Fokus Gaet Investasi Besar

PASCA dilantik 9 Mei 2016, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan (GSVL-MOR) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado terpilih 2016-2021 langsung tancap gas dengan program 100 kerja. Banyak yang penasaran, apa saya program 100 hari kerja kedua pemimpin yang bertekad menjadikan Manado Kota Cerdas?

 manado

Ini Program 100 hari kerja kedepan GSVL-MOR:

–        Sosialisasi Visi Misi Walikota-Wakil Walikota Manado 2016-2021

–        Pembentukan Panitia Seleksi Pejabat EselonI

–        Pembenahan Pelayanan Perizinan di BP2T

–        Disentralisasi beberapa tugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan ke      Kecamatan

–        Pembenahan Pasar Bersahati, Pinasungkulan, Bahu, Tuminting dan      Lililoyor

–        Pemantapan Program Universal Coverage (UC Cerdas) di beberapa      Rumah Sakit

–        Evaluasi Kerja

–        LKPJ 2015

–        Penyusunan RPJMD 2016-2021

–        Konsultasi dengan DPRD tentang Program Legislasi Daerah

–        Melanjutkan pembebasan Pembangunan jalur hijau untuk pejalan kaki   dan tepian jalan

–        Memantapkan Program PBL Mapalus

–        Menyelasaikan Pembangunan Taman Berkat (Godbless Park)

–        Merapikan Pepohonan dan menghijaukan tepi-tepi jalan utama serta      membuat penghijauan di setiap lahan

–        Menertipkan lahan PKL

–        Menertipkan Pengemis dan Gelandangan

–        Mengaktifkan dan menata kembali Program santunan Duka

–        Peningkatan kwalitas SDM, aparat Pol PP, Petugas LLAJ Dinas    Perhubungan

–        Sosialisa dan pelaksanaan Program Bendi Wisata Manado dan Car        Free Day akan dilaksanakan kembali setiap Hari Minggu            Jam 6-9 pagi.

manado

Diakui Wali Kota GSVL, program 100 hari kerja ini disusun dirinya dan Wawali Mor. “Kami menyusun sendiri dengan mengacu pada kebutuhan prioritas di Kota Manado,” kata GSVL sambil meminta dukungan stakeholder.

Ini disampaikan GSVL saat Sosialisasi Discussion Visi Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado periode 2016-2021 di Gedung Serbaguna Pemkot Manado, Rabu (25/5) dihadiri anggota DPRD Manado dan seluruh elemen masyarakat.

Wawali Mor menambahkan, dirinya diberi tugas khusus untuk menertibkan segala bentuk perizinan layanan public yang sampai saat ini masih banyak dikeluhkan.

“Ini sebagai upaya membuka peluang invetasi sebesar-besarnya di Kota Manado. Jadi masalah perizinan masih banyak perlu dibenahi,” tutur Mor.

Langkah awal dilakukan menurut mantan anggota DPRD Manado dua periode serta pernah dipercayakan sebagai Wakil Ketua Dewan, melakukan indentifikasi masalah regulasi perizinan.

“Tugas khusus yang diberikan ini akan saya upayakan untuk tuntaskan agar para investor nyaman berinvetasi di Manado,” pungkas suami tercinta Imelda Bastiaan-Markus.(***)

Delapan Program Cerdas GSVL-MOR Dituangkan Lewat Visi-Misi

DELAPAN program pro-rakyat yang menjadi senjata pemungkas GS Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan (GSVL-MOR) saat bertarung pada Pilkada lalu, sehingga bisa menjadi pemenang meski harus melewati tahapan di Mahkama Konstitusi (MK).

manadoTak heran melalui Bappeda Kota Manado, GSVL-MOR menugaskan penjabaran delapanprogram dalam visi-misi selang menjabat Walikota dan Wakil Walikota Manado.

Tindaklanjutnya, Rabu (25/5/2016) Kepala Bappeda Manado Bartje Assa Ph.D, mengelar Sosialisasi dan Open Discussion Visi Misi Walikota dan Wakil Walikota Manado Periode 2016 – 2021.

Walikota Lumentut dalam pemaparannya menyampaikan bahwa visi yang akan diusung mereka selaku Walikota dan Wakil Walikota Manado periode 2016-2021 yaitu “Manado Cerdas 2021″. Dan misi yang diambil merupakan singkatan dari kata Cerdas, yaitu “Cendekia, Ekowisata, Religius, Daya Saing, Aman Nyaman, dan Sehat Sejahtera”.

Pada kesempatan yang sama Walikota Manado juga menyampaikan 8 program unggulan mereka sepanjang periode 2016-2021 yaitu:

1. Dana sosial bagi lansia, difabel, dan santuna kematian.

2. Program peningkatan kwalitas layanan pengobatan gratis Progran UC Cerdas (Universal Covarage).

3. Peningkatan kwalitas Program Pembangunan berbasis Wilayah, Lingkungan (PBL Mapalus) termasuk peningkatan PRO-Kamling dan Pembagunan ruang Publik (RTH dan RTNH).

4. Peningkatan kesehtraan PNS dan non PNS termasuk peningkatan Honor, Guru Bantu, kebersihan, dan Kepala Lingkungan.

5. Meningkatkan Insentif bagi para Rohaniawan.

6. Dana bantuan khusus Pendidikan yaitu Mitra bantuwan dana riset bagi Peniliti dan Dosen Perguruan Tinggi, Beasiswa Pendidikan bagi Siswa yang kurang mampu, SD SMP SMA dan Beasiswa S1 perlingkungan, S2 per Kelurahan, dan S3 per Kecamatan.

7. Pemperkuat program “Good Governance” dan “Clean Govertment” dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan kwalitas pelayanan Publik satu atab secara Online berbasis sitem dan informasi.

8. Pelatihan dan sertivikasi Tenaga Kerja serta Program pengembangan kreativitas Pemuda dibidang Seni, Olahraga, Budaya dan Teknologi.(***)

GSVL-MOR Kebut ‘Manado Kota CERDAS’

manadoBUKAN sekadar jargon semata, Manado Kota Cerdas yang digaungkan GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan (GSVL-MOR) saat kampanye lalu siap dibuktikan GSVL-MOR, Wali Kota-Wawali Manado terpilih periode 2016-2021.

Ini terungkap saat GSVL-MOR menggelar Sosialisasi Discussion Visi Misi mereka, Rabu (25/5) di ruang Serbaguna Kantor Wali Kota dihadiri ribuan elemen masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjawab rasa penasaran masyarakat strategi  GSVL-MOR menuju Manado Kota Cerdas yang menjadi Visi tahun 2021 nanti.

manadoCERDAS dianalogikan; Manado sebagai Kota Cendekiya, Ekowisata, Religius, Daya Saing, Aman/Nyaman dan Sehat Sejahtera yang termaktub dalam Misi GSVL-MOR.

Wali Kota GSVL langsung memaparkan strategi dirinya dengan Wawali Mor untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut. “Ini bukan hanya sekadar  janji politik saya dan Pak Mor saat kampanye lalu. Tapi kami benar-benar ingin mewujudkan visi dan misi kami untuk segera mewujudkan Manado lebe bae lagi melalui Program Manado Kota Cerdas,” kata GSVL.

Program CERDAS menurut GSVL akan difokuskan pada pelayan kesehatan, pendidikan, bantuan social, penataan birokrasi, peningkatan SDM, penataan kota berbasis lingkungan hingga menjadikan Manado Kota Ekowisata.

“Persoalan dan tantangan kedepan begitu banyak. Tapi saya yakin, jika kita konsisten dengan dibantu stakeholder yang ada, Kota Manado akan jauh lebih baik. Saya dan Pak Wakil akan focus menjalankan visi dan misi kami,” ungkap Wali Kota dua periode ini.(***)

Gairakan Kembali Car Free Day, GSVL -MOR Ajak Perhotelan, Ada Smokol Ala Manado dan Atraksi Budaya

SETELAH melalui pertemuan antara Pemkot, Polda Sulut, Direktorat Lalulintas, Polresta Manado, Dispora, Disparbud dan Dinas Pehubungan Kota Manado dihadiri Wali Kota, GS Vicky Lumentut dilanjutkan rapat koordinasi dipimpin Wakil Wali Kota, Mor Bastiaan, Selasa (31/5), persiapan launching program Car Free Day  Minggu 5 Juni nanti makin mantap digelar.

manadoDalam rapat koordinasi di ruang Wawali Manado tersebut, pihak Direktorat Lalulintas Polda Sulut selaku salah satu penggagas kegiatan ini berharap, sepanjang jalur Boulevard kawasan Car Free Day mulai dari jembatan Kuning Sario hingga SPBU sebelum It Center dimeriahkan berbagai kegiatan.

Tidak hanya kegiatan berbau olahraga tapi harus ada atraksi-atraksi bernuansa budaya. Yang paling menarik, di sepanjang jalur Car Free Day, akan disedikan menu khas Manado untuk para pengunjung.

“Namanya Smokol Ala Manado. Ini akan menjadikan pemandangan menarik yang tidak dimiliki di daerah lain yang sama-sama melaksanakan program Car Free Day,” kata Wawali Mor.

Instansi terkait lain di lingkup Pemkot Manado diminta mendukung pelaksanaan Car Free Day ini. “Mengingat kegiatan ini akan berkelanjutan tiap minggu, setiap SKPD yang terlibat menjadi pusat koordinasi harus mendukung penuh mensukseskan Car Free Day ini,” tandas Mor.

manadoApalagi dengan permintaan Direktorat Lalulintas Polda Sulut, di jalur kawasan Car Free Day setiap pelaksanaannya nanti tidak hanya menampilkan kegiatan berbau olahraga, melainkan juga ada atraksi-atraksi budaya. Serta di sepanjang jalur Car Free Day akan disediakan jejeran menu khas Manado.

“Kegiatan Ini nantinya akan lebih menarik perhatian para turis local maupun manca Negara. Saya berharap semua perhotelan di Kota Manado mendukung dan ikut terlibat meramaikan dalam kegiatan ini. Ini akan menjadi ikon baru Pariwisata di Kota Manado,” tandas Mor.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Manado, Hendrik Warokka menjelaskan, atraksi budaya yang dimintakan Direktorat Lalulintas Polda Sulut diantaranya, berupa Cakalele dan tarian adat lainnya.

“Seperti kata Pak Wakil Wali Kota, ini akan menjadi ikon baru pariwisata di Kota Manado. Kami siap all out mensukseskan Car Free Day ini,” pungkas Warokka.(***)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*