Jum'at, 19 Juli 2019

BNPB dan Pemkab Minsel Gelar Lomba Seni dan Budaya

lomba seni budayamanadoterkini.com, AMURANG-Pasca bencana alam yang terjadi pada tahun 2014 lalu yang mengakibatkan kerugian bagi ratusan masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan.

lomba seni budayaBadan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) Pusat dan Pemkab Minsel yakni Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Minsel pada Rabu (24/8) ini menggelar aneka lomba seni dan budaya yang dipusatkan di pantai boulevard Cambiow Amurang. Perlombaan yang melibatkan para peserta dari SKPD, SD, SMP dan SMA/SMK dan Masyarakat se-Kabupaten Minsel.
Lomba tersebut digelar guna untuk

meningkatkan rasa toleransi dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat serta menumbuhkan kembali semangat, motivasi, dan kepercayaan diri masyarakat terdampak bencana.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memulihkan trauma masyarakat setelah terjadi bencana. Melalui kegiatan ini kita sekaligus memulihkan kehidupan perekonomian masyarakat terdampak bencana. Lomba seni budaya secara efektif ini juga dilaksanakan untuk menghibur dan mengembalikan rasa percaya diri terhadap masyarakat yang terkena bencana. Pun dapat memberikan kesempatan warga terdampak bencana untuk dapat mengekspresikan diri dan perasaannya, serta jadi sarana komunikasi antar warga yang terpisah,” ujar Kepala BPBD Minsel Handrie Alo Komaling SH kepada manadoterkini.com disela – sela acara tersebut.
Hal senada disampaikan Kepala Disparbud Minsel Sonny Maleke.

Dia menjelaskan bahwa, kegiatan-kegiatan lomba yang dilaksanakan yakni lomba figura, goyang dodol, bintang vokalia bahasa daerah, dewasa, anak-anak, beberapa tari dan budaya seperti Maengket, Kabasaran, Maakaruyen, Kolintang, Tarian Kreasi Baru, dan lawak Mongol.
“Ini kegiatan yang luar biasa, semua yang terlibat akan mendapatkan hadiah tropi dan uang pembinaan, juga piagam,” tambahnya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Konsultan Dyah Ayu Harfi berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, bisa memulihkan perekonomian yang sempat terkena musibah bencana.

“Selain ini merupakan acara tahunan, gelar budaya ini diperlukan peran pers. Karena lewat pemberitaan masyarakat bisa mengetahui bagaimana Minsel itu,” harapnya.(dav)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*