Jum'at, 19 Juli 2019

Legislator Bitung Ini Bingung Sampaikan Doanya Kepada Tuhan

Hapsa Hunandar

Hapsa Badoa (Anggota DPRD Bitung Fraksi PKPI)

manadoterkini.com, BITUNG – “Interupsi Ketua (DPRD Bitung, red), jadi saya setuju dengan apa yang disampaikan anggota dewan yang terhormat Viktor Tatanude. Sebaiknya rapat diskors dulu. Saya sendiri diminta untuk membawakan doa, saya bingung sampaikan doa kepada Tuhan, karena kegiatan ini tak jelas”. Tutur Napsar Badoa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung Fraksi PKPI

Interupsi yang disampaikan oleh para beberapa anggota DPRD Kota Bitung seperti Rudolf Wantah, Ronny Boham, Viktor Tatanude, dan Napsar Badoa ini, terkait dengan rencana DPRD Kota Bitung yang bakal menggelar rapat paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)  kota Bitung, usai digelarnya Rapat Paripurna DPRD tentang pengusulan Wakil ketua DPRD kota Bitung dari DPC Partai Demokrat Bitung, Senin (29/08)

Bakal digelarnya Rapat RPJMD ini menjadi pertanyaan sejumlah anggota DPRD, pasalnya tidak ada undangan terkait rapat ini.

Menurut sejumlah anggota DPRD, rapat ini tidak sesuai dengan tata tertib (Tatib) DPRD. Mereka pun (anggota DPRD, red) meminta kepada pimpinan rapat untuk menskors Rapat ini sampai undangannya dibuat dan dibagikan.

Mendengar masukan-masukan dari pada anggota DPRD, Pimpinan rapat Laurensius J Supit yang juga selaku Ketua DPRD Kota Bitung memutuskan untuk menskors rapat ini selama 15 Menit.‎ (ref)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*