Selasa, 16 Juli 2019

Gubernur Dondokambey : Seni Budaya Bangsa Jadi Pilar Utama Penangkal Pengararuh Budaya Asing

 

pemprov sulutmanadoterkini.com, SULUT - Untuk membentengi generasi muda dari terpaan budaya asing yang masuk ketanah air, maka kekayaan seni dan budaya bangsa dan daerah harus dapat dijadikan pilar Utama dalam menangkal pengaruh negatif dari budaya asing. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey pada pembukaan Ferstival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), yang dihadiri ribuan peserta siswa 34 Provinsi Indonesia, di Hotel GKIC Manado, Senin (29/08/2016).

pemprov sulut“Kekayaan budaya harus menjadi penyaring atau filter masuknya nilai-nilai budaya asing yang tidak sesuai dengan karakter budaya asli daerah yang telah lama tertanam. Sebab kita ingin membangun masyarakat yang hidup diatas kepribadian sendiri, kepribadian sebagai bangsa Indonesia, masyarakat yang kokoh berdiri dan tidak terombang-ambing oleh perubahan dan kemajuan zaman, ” tutur Dondokambey.

Diapun mengatakan, terselenggaranya FLS2N ini merupakan langkah tepat dalam upaya meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia, serta melalui momentum ini pula akan teraktualisasi nyata sejumlah potensi dan talenta yang dimiliki oleh adik-adik untuk terus diasah dan dikembangkan.

Disamping itu, Gubernur Dondokambey berharap adik-adik yang mengikuti lomba dengan semangat juang yang tinggi, menampilkan yang terbaik dan tetap menjunjung asas sportifitas, sehingga selain dapat meningkatkan kemampuan dan prestasi pribadi, juga bisa mengangkat citra daerah dan bangsa lewat bidang seni dan budaya.

” Dengan demikian pelaksanaan festival ini wajib didukung dan sukseskan bersama sebagai bentuk penghargaan terhadap kreatifitas seni dan budaya sekaligus sebagai wahana pelestarian kekayaan nilai-nilai luhur budaya bangsa serta mampu memotivasi seluruh masyarakat, untuk lebih mencintai dan bangga terhadap kesenian maupun kebudayaan yang dimiliki yang muaranya diharapkan mampu mendorong akselerasi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong, ” tegas mantan anggota DPR RI ini.

Kegiatan ini dibuka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI) Prof. DR Muhadjir Efendy MAP. Hadir mendampingi Gubernur, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Ketua TP PKK Provinsi Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Kapolda Sulut Irjen Pol Wilmar Marpaung, Bupati/ Walikota se-Sulut, jajaran forkopimda Sulut.(alfa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*