Sabtu, 7 Desember 2019

Kunjungan Turis Melonjak Capai 1.000 Persen, Jokowi Akui Gebrakan OD-SK

manado

Presiden Jokowi dan Gubernur Sulut

manadoterkini.com, SULUT – Lonjakan kunjungan turis Tiongkok di Sulawesi Utara mencapai 1.000 persen. Tak heran, Presiden Joko Widodo mengakui akan gebrakan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw.

“Ini sungguh luar biasa. Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan pasangan Olly-Steven selaku Gubernur dan Wakil Gubernur telah melakukan gebrakan spektakuler di sektor pariwisata bagi kemajuan daerah,”ungkap Presiden Jokowi dalam dialog kampanye dan mempromosikan pariwisata Indonesia kepada ribuan warga Indonesia yang bermukim di Tiongkok, saat melakukan kunjungan kenegaraan di Negeri Tirai Bambu, di Golden Hall Sanghai Mart pada Sabtu (03/09) akhir pekan lalu.

Jokowi mengatakan, Manado mulai Juli-Agustus lalu terjadi peningkatan kunjungan turis hingga 1.000 persen. Alasannya, pemerintah Provinsi Sulut mampu bekerjasama dengan beberapa maskapai penerbagan di tanah air seperti Silk Air, Lion Air, Citilink dan Sriwijaya Air melakukan direct flingt (penerbangan langsung) dari empat Provinsi dan enam kota di sini (Tiongkok), menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

“Sekarang di Manado banyak di bangun restorant, hotel. Banyak sekali infrastruktur pariwisata yang sedang dibangun di Bumi Nyiur Melambai. Nanti saya mau lihat perubahan Manado seperti apa,” ujar Jokowi, sambil menegaskan, bawa sektor pariwisata secara langsung ikut menopang pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Karena itu saya minta seluruh masyarakat Indonesia yang ada di Tiongkok untuk berkampanye dan mempromosikan wisata Indonesia. Ajak mereka menikmati eksotisme alam dan keindahan budaya nusantara,” paparnya.

Presiden membandingkan pariwisata Indonesia dengan Malaysia, yang sudah dikunjungi 24 juta wisatawan mancanegara (wisman) dalam satu tahun. “Thailand lebih hebat lagi, didatangi 28 juta wisman,” tandasnya.

Indonesia di 2015 dikunjungi 10,4 juta (wisman) atau naik 10,3% dari tahun sebelumnya. Tapi itupun masih kala jauh dibandingkan dengan dua negara tetangga kita, Malaysia dan Thailand.

“Padahal tempat yang indah-indah di kita itu banyak sekali. Apa yang keliru? Apa yang salah? Tahun 2019 targetnya harus sudah di atas 20 juta (wisman),” tegas Presiden Jokowi lagi.

Presiden yang hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menjelaskan bahwa dirinya telah menandatangani kerja sama bidang pariwisata dengan Presiden Xi Jinping tahun lalu setelah peringatan Konferensi Asia Afrika 2015. Saat itu kedua negara berupaya untuk mendatangkan sepuluh juta wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia, termasuk Sulut upaya ini telah mulai membuahkan hasil menggembirakan, tandas Jokowi.

Sementara Gubernur Olly Dondokambey SE di setiap kesepatan bersama rakyat membeberkan alasan sektor pariwisata menjadi program prioritas pemerintahan OD-SK bersama sektor lainnya seperti pertanian, perkebunan, pendidikan dan Kesehatan.

“Tujuannya menopang program operasi daerah selesaikan kemiskinan (ODSK) yang dicanangkan beberapa waktu lalu di Bolsel,” katanya.

Olly juga menyebutkan bahwa penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu target utama pemerintah saat ini. “Sesuai visi misi kami mewujudkan Sulut sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing. Dan taman laut bunaken menjadi senjata utama untuk memprosikan pariwisata Sulut,” ujarnya.

Terkait dengan kerjasama dengan beberapa maskapai penerbagan tanah air melakukan penerbangan langsung seperti yang diungkapkan Presiden Jokowi, Olly tidak menampiknya. Karena apa yang dilakulan Pemprov Sulut, semata-mata untuk menurunkan angka kemiskinan serta demi kesejahteraan masyarakat.

Hasilnya sejak program ini digulir Juli hinga awal September ini, ada sekitar 17.790 turis telah berkunjung di Sulut, untuk menikmati keindahan panorama alam serta budaya Sulut, terutama Manado, Minut, Bitung, Tomohon dan Minahasa. Harapan kami selama tahun 2016 ini kunjungan wisata di Sulut bisa mencapai lebih dari 30 ribu turis mancasnegara maupun domestik masuk entry point Manado. Olly menyebutkan, biasanya wisman yang berkunjung di Sulut hanya 17 ribu-18 ribu orang pertahun, sembari menyebutkan, data terkahir Juli 2016 menunjukan jumlah kunjungan wisman mencapai lebih dari 8000 orang yang sebelumnya hanya rata-rata tidak sampai 2 ribuan orang. Begitu juga penerbagan yang biasanya hanya rata-rata 20 pesawat perbulan dan pada bulan Juli 2016 mencapai 60 pesawat atau terjadi peningkatan tiga kali lipat, terangnya.

Namun demikian keberhasilan mendatangkan ribuan turis dari Tiongkat ke daerah ini, lantas Olly langsung berpuas diri, tidaklah demikian karena gebrakan demi gebrakan terus di upayakannya semisal Pemprov Sulut terus membangun kerjasama destinasi antar Provinsi dan antar daerah (net-working) dalam pembangunan pariwisata, pembangunan ekonomi kedepan di kawasan Timur Indonesia (KTI), bersama-sama mempromosikan wisata laut bunaken, raja ampat, wakatobi, atau juga mempromosikan wisata sejarah (perang dunia II) di morotai dan sentani papua dengan pintu masuk (entry point-nya) adalah Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado, tandas orang nomor satu di Sulut ini.(tim)

Tags: , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. KEPADA YTH, BAPAK GUBERNUR SULUT DAN WALIKOTA MANADO,
    MELALUI PENGISIAN INI SAYA INGIN MENYAMPAIKAN BEBERAPA USUL TERKAIT PEMBANGUNAN PARIWISATA DI SULUT.
    1. MANADO SEBAGAI GERBANG SULUT PERLU SEGERA MEMPERBAIKI DIRI. CONTOHNYA SOPIR-SOPIR TAKSI MARI KITA/PEMERINTAH AJAK BERPERILAKU PROFESIONAL DALAM HAL BISA BICARA BHS INGGRIS, CINA, DLL. AJAK PARA PENGEMUDI TAKSI USAHAKAN JANGAN AMBIL KESEMPATAN MENARFIK ONGKOS YANG TERLALU TINGGI YG TIDAK MASUK AKAL. JADILAH PENBGEMUDI SEBAGAI INSAN PARIWISATA (SUB SISTEM) PROFESIONAL YG MENGUTAMAKAN MELAYANI TAMU TURIS DENGAN SOPAN, RAMAH, TERUTAMA ONGKOS DIATUR WAJAR. INYINYA PARA PENGEMUDI ADALAH UJUNG TOMBAK IMP;RESI KONDISI SULUT.JANGAN NILA SETITIK MERUSAK SUSU SEBELANGA.
    2. BEGITU JUGA PARA PETUGAS/PRAMUSAJI DI RESTORAN DAN CAFE, MEREKA DIAJAK/DILATIH PROFESIONAL BHW TAMU ADALAH RAJA, KRN DARI TAMU KITA HARAP PEMASUKAN DANA KE PENGUSAHA RESTO DAN CAFE. SENYUMLAH DAN RAMAHLAH KEPADA TAMU TURIS SEBISA MUNGKIN WALAUPUN MUNGKIN SDH CAPEK KERJA
    3. DAYA TARIK LINGKUNGAN BERSIH ADALAH SYARAT. SAYA SUDAH BERULANG-ULANG DI RRI MANADO BERSAMA PAK WELLY MAMOSEY DALAM SIARAN DISKUSI CARI JALAN KELUAR DENGAN MEMBICARAKAN PENCEGAHAN MANADO BERSAMPAH (TAPI MEMANG SULIT, KRN MENGUBAH MENTAL TERKAIT NILAI BERSIH TAK SEMUDAH UTK DIUBAH, DALAM ARTI TIDAK ADA REVOLUSI MENTAL BILA REVOLUSI DIPAIAI SEBAGAI KATA KERJA). USUL SAYA KPD BAPAK-BAPAK PEMERINTAH BERIKAN TANGGUNG JAWAB KEPADA CAMAT DAN LURAH DAN KEPALA LINGKUNGAN AGAR SUNGAI DAN GOT BUKAN TEMPAT BUANG SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK. SAYA USUL PENALTI HUKUM HARUS DITEGASKAN, KALAU TIDAK MENTALITAS ORANG MANADO/MINAHASA DALAM KEMALASAN DAN TIDAK ADA BUDAYA KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN DAN ADA KESEHATAN, MENJADI TANDA MUTLAK ORANG KITA BELUM MODEREN. SAYA OBSERVASI DI MANA-MANA DI MANADO PAGI HARI SAMPAI JAM 10.00 TEMPAT TERTENTU MASIH BERSIH, DAN SETELAH ITU TELAH BANYAK ORG MINAHASA DAN MANADO BERKUNJUNG KE SITU MISALNYA SUATU AML, MAKA HALAMAN DAN JALAN DI DEPANNYA PASTI AKAN PADAT SAMPAH. DI PUSAT KOTA JUGA (BENDAR) BEGITU BAIK TROTOAR DEPAN TOKO-TOKO DAN PINGGIRANG JALAN PENUH SAMPAH. BERIKAN TANGGUNG JAWAB USAHA KONTROL SAMPAH SETIAP WAKTU JAM BERDAGANG KEPADA PEMILIK TOKO (DAN HARUS TEGAS). SAYA BANYAK KUNJUNGI DAERAH-DAERAH INDAH DAN BERSIH DI LUAR NEGERI. DAN MEMALUKAN ORANG INDONESIA DI MANA SAJA TERMASUK DI MANADO TIDAK BERBUDAYA INDAH BERSIH.
    CONTOH KECIL HOTEL DAN MAL, DLL DI MANADO MINAHASA HARUS PUNYA KARYAWAN YANG BERANI MEMBERSIHKAN TOILIET (WC) PADA TEMPAT JATUHNYA FAECES/TINJA AGAR TOILKET KELIHATAN INDAH DAN BERSIH. JADIKAN TOILET/WC BUKAN SEBAGAI SEHARUSNYA KOTOR KARENBA TINJA DAN BERLUMUT LANTAI DAN DINDINGNYA UNTUK DIJADIKAN KONSUMSI POSITIF BAGI TURIS MANCANEGARA. SAYA BELUM DAN TAK PUNYA KEAHLOIAN MENGUKUR APAKAH SAMPAH DI SUNGAI-SUNGAI MANADO MINAHASA MENUJU KE WILAYA BUNAKEN, TAPI INI PERLU DICERMATI. PEMERINTAH PERLU MELINDUNGI BUNAKEN DAN SEKITARNYA DARI SAMPAH DENGAN COBA MENGKAJI/RISET KELAUTAN DAN PARIWISATA DARI MANA SAJA SAMPAH-0SAMPAH YANG BERTUMPUK DI SEKITAR BUNAKEN. INI BUNAKMEN KAN PUNYA DUNIA, DAN PERLU PERLINDUNGAN SEGERA TAN SADARLAH AKAN POTENSI BUNAKEN YANG SEDANG TERANCAM DENGAN SAMPAH ANORGANIK KIMIAWI.
    4. SAYA MENGOBSERVASI BEBERAPA RESTORAN DI PANTAI MEGAMAS ADA KARYAWANNYA YANG MEMBUJANG SAMPAH DI PINGGIRAN BEBATUAN/PANTAI, DAN PERNAH SAYA MEMARAHI SEORANG KARYAWANNYA DENGAN MENGGERTAK BILANG KEPADA CI’ DAN KOK’ KAMU JANGAN LAGI BUANG SAMPAH (DAPUR) DI PANTAI. SAYA TIDAK TAHU APAKAH SAMPAHNYA MENUJU KE SEKITARAN BUNAKEN, TAPI KEBIASAAN KAMPUNGAN PEDAGANG HARUS DITERTIBKAN SEGERA.
    5. USULAN SAYA KEPADA PEMERINTAH ADAKAN DAN BANGUN SUMBER AIR, TOILET YANG DIURUS, DI SEMUA DESTINASI WISATA SULUT. PERSOALAN ADANYA PENGINAPAN DAN RESTORAN DI TEMAPT TUJUAN WISATA MEMANG INI MASALAH PERMNODALAN YANG TIDAK MUDAH TAPI PERLU USAHA KE SANA DALAM RANGKA PEMBANGUNAN PARIWISATA. BETUL JUMLAH SDM PENDUDUK DAN MODAL DI SULUT RENDAH SESUAI DENGAN JUMLAH PENDUDUK SULUT YANG SEDIKIT, TAPI INI PERLU INISIATIF PEMERINTAH UTK PENGUSAHAAN TEMPAT KULINER DAN PENGINAPAN ATAU APAPUN BENTUKNYA DI BEBERAPA DESTNASI WISATA UTK PELENGKAP SUB SISTEM INDUSTRI PARIWISATA
    6. SAYA TAHU MENTALITAS OANG MANADO MINAHASA KHUSUSNYA CENDERUNG INGIN BERPERAN DI BIDANG KEPEGAWAIAN DAN SECARA STRUKTURAL, BELUM DAN TIDAK MENGERTI BHW PEKERJAAN APAPUN ADALAH PROFESI YG SAMA PENTINGNYA DAN TIDAK ADA TINGGI RENDAHNYA. JADI PRAMUSAJI ATAU APAPUN NAMANYA BAIK DI RESTORAN/CAFE DAN TOKO ADALAH PROFESI YANG SAMA DERAJATNYA DENGAN PROFESI KEPEGAWAIAN ATAU APAPUN SUATU PROFESI. JADI JADILAH PROFESIONAL MENJALANKAN PEKERJAAN YANG DITEKUNI. CONTOH YANG HARUS DIHILANGKAN DI SULUT/MANADO, SAYA PERNAH KE SUATU TOKO DI BENDAR DAN BERTANYA INGIN MELIHAT SATU KEMEJA YANG DIGANTUNG TINGGI DI DINDING TOKO DAN BERTANYA KE SEORANG LELAKI PELAYANNYA, “BOLEHKAH KITA MO LIHAT KEMEJA ITU! SEORANG LELAKI NPELAYAN HANYA BERDIRI DARI JAUH TANGAN PEL,UK DADA DAN MENJAWAB”OM MO BLI SO?! DIA TIDAK RTAMAH DAN TIDAK ADA INISIATIF MENDEKAT KEPADA PEMBELI UNTUIK MELAYANI PEMBELI. INI ORANG MANADO! BANYAK PELAYAN RESTORAN PEREMPUAN KURANG RAMAH TIDAK ADA INISIATIF MELAYANI KONSUMEN. MISALNYA KONSUMEN SELESAI MAKAN SEBAIKNYA PELAYAN DAN BPEMBATU KASIR DATANG KE KONSUMEN. TAPI DI MANADO KETIKA KONSUMKEN INGIN MEMBAYAR APA YG DI MAKAN DAN BERSUARA AKLAN MEMBAYAR, KASIR DAN PELAYAN DGN TIDAK RAMAHMENYURUH KONSUMEN UTK DATANG KE KASIR. ITULAH MANADO YANG PERLU DIBEHANI. TKSH. BENNY ORG WAKRKR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*