Jum'at, 22 November 2019

Dondokambey Gagas Industri Perikanan Nasional Secara Global di DPR-RI

 

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE bawah gagasan pemerintah pusat, dia memintah pihak-pihak terkait sangat penting membahas secara komprehensif sektor perikanan nasional. Hal ini disampaikan Gubernur di rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR-RI, khusus membahas dampak kebijakan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI terhadap nelayan serta persoalan lainnya, di Kantor DPR-RI di Jakarta Rabu (14/09/2016).

Gubernur Dondokambey yang merupakan mantan legislator Senayan selama 3 periode ini, tampil vokal dengan memaparkan gagasan industri perikanan nasional secara global.

“Tuhan memberikan potensi bahari pada kita sangat luar biasa, termasuk pada sektor perikanan sangat berlimpah. Ini harus dimanfaatkan untuk mengdokrat perekonomian negara, ” ungkap Dondokambey.

“Negara-negara di dunia, Amerika, Eropa hingga Asia membutuhkan pasokan perikanan yang besar, sedangkan laut kita sangat kaya, potensi ini harus didesain secara global agar dapat berdampak positif pada peningkatan perekonomian negara, ” ujarnya.

Lanjutnya, konsep ini akan melibatkan semua unsur. “Dari nelayan kecil hingga pengusaha perikanan secara langsung atau tidak langsung akan terlibat, jadi perlu dibahas secara komprehensif dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten,” ungkap Gubernur.

“Mulai pemanfaatan potensi hingga hambatan atau permasalahan yang akan dihadapi sudah dibahas secara menyerluruh,” lanjutnya lagi.

Untuk itu kata Gubernur diusulkan pihak DPR-RI, dalam hal ini Komisi IV, untuk mengundang semua pihak, mulai pihak Kementerian Perikanan, kepala daerah, khususnya yang punya potensi SDA di perikanan pelaku usaha hingga perwakilan kelompok nelayan membahas secara komprehensif tentang Industri Perikanan Nasional Secara Global.

“Sudah saatnya negara kita menggerakkan sektor industri perikanan, karena potensi perikanan kita sangat berlimpah,” tutup Gubernur.

Usulan Gubernur Olly dirapat yang dihadiri hampir seluruh Gubernur se-Indonesia ini, yakni Gubernur Sumut, Gubernur Sumbar, Gubernur Babel, Gubernur Lampung, Gubernur Jabar, Gubernur Jateng, Gubernur Jatim, Gubernur Kalbar, Gubernur NTB, Gubernur Sulsel, Gubernur Malut, Gubernur Maluku dan Gubernur Papua, mendapat respon positif dari para legislator Senayan.

“Gagasan pak Gubernur kita, banyak mendapat dukungan dari sebagian besar Gubernur yang hadir, begitu pun pihak Komisi IV DPR-RI, yang berencana akan menggelar pertemuan yang akan membahas tentang industri perikanan,” ungkap pejabat Pemprov Sulut Edwin Silangen SE, yang ikut dalam rombongan Gubernur Sulut pada rapat ini.

“Karena pak Gubernur tak hanya bicara soal perikanan secara kecil atau hanya kepentingan daerah, tapi sasarannya adalah mendorong perekonomian nasional dari sektor perikanan,” tambah calon Sekprov Sulut ini.

Pengamat Pemerintahan Taufik Tumbelaka menilai pemikiran Gubernur Sulut dalam peningkatan perekonomian nasional lewat sektor perikanan sangat tepat.

“Karena memang kekayaan perikanan kita belum dapat dimanfaatkan dengan baik. Lihat saja saat ini perusahaan dari luar negeri paling banyak mengambil keuntungan besar dari kekayaan laut kita, bahkan pencurian ikan oleh kapal asing di wilayah Indonesia masih banyak terjadi,” tandas Tumbelaka.

“Dan bicara track record pak Gubernur sudah lama berkecimpung soal perekonomian, saat masih di DPR-RI, di partai hingga pembuktiannya mendorong perekonomian Sulut melalui sektor pariwisata yang mendapat pujian dari pak Presiden Jokowi. Kini beliau melihat potensi besar perikanan negara kita, yang kenyataannya belum tergarap maksimal,” kuncinya.(alfa)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*