Sabtu, 21 September 2019

Proyek Pelebaran Jalan Trans Sulawesi Amurang – Tumpaan Disorot

manadoterkini.com, AMURANG-Proyek pelebaran jalan Trans Sulawesi Amurang – Tumpaan mendapat sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek tersebut pekerjaannya terkesan asal jadi.

Wakil Ketua DPD Garda Tipikor Sulut Venti Najoan SH, mengingatkan kepada pihak kontraktor agar melakukan pekerjaan sesuai bestek. Dan waktu yang sudah ditetapkan harus sesuai kontrak kerja.

“Ada indikasi pekerjaan nanti dilaksanakan saat waktu pengerjaan sudah hampir selesai. Kami masyarakat berharap dan tetap optimis pekerjaa¬† proyek pelebaran jalan Trans Sulawesi akan selesai tepat waktu. Sebab, kalau pekerjaan tidak sesuai yang rugi bukan hanya masyarakat, tapi pihak kontraktor juga akan rugi, karena mereka yang harus mempertanggungjawabkan dihadapan hukum,” ujarnya

Senada dikemukakan Adolof Mamoto tokoh masyarakat Tumpaan. Dirinya berharap pekerjaan tersebut cepat selesai.

“Kami berharap pekerjaan ini tidak memakan waktu lama. Mengingat ruas jalan ini rawan kecelakaan. Apalagi beberapa waktu terakhir banyak warga yang kecelakaan. Jika terus dibiarkan bisa memakan korban lebih banyak lagi. Selain itu, banyak tumpukan material, batu berserakan di ruas jalan. Itu sangat membahayakan pengguna jalan, serta menyebabkan arus lalu lintas terganggu,” tandasnya, sembari menambahkan, kontraktor harus melibatkan pihak kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas menghindari terjadinya kecelakaan.

Berdasarkan pantauan manadoterkini.com pada Rabu (21/9), proyek pekerjaan sudah mulai dilakukan. Banyak alat berat mulai lakukan pekerjaan pelebaran. Jalan sudah mulai di hotmix. Selain itu tumpukan material sudah menggunduk di jalur trans pekerjaan pelebaran jalan. Akibatnya arus lalu lintas terganggu.(dav)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*