Jum'at, 20 September 2019

Terus Pantau Pembangunan Rumah Korban Bencana, Walikota : Kalau Ada Fasilitator Nakal, Diganti Saja!

manadoterkini.com, MANADO – Meski belum dipastikan kehadiran Presiden Joko Widodo di kawasan relokasi, namun pengawasan terhadap pembangunan 1000 unit rumah di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken,  yang dibiayai pemerintah pusat, untuk warga korban bencana Kota Manado tahun 2014 silam, terus dipantau Walikota GS Vicky Lumentut secara intens.

GSVL

Walikota GSVL memantau lokasi pembangunan rumah bagi korban bencana

Seperti yang terlihat, Senin (10/10/2016) sore tadi, di kawasan relokasi bersama sejumlah pejabat Pemkot Manado, diantaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DR Peter KB Assa, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Robby Mottoh dan Kepala Dinas Pendidikan Corry Tendean SH.

Walikota GSVL mendatangi lokasi pembangunan yang terletak didataran tinggi Kelurahan Pandu tersebut, tidak hanya pembangunan rumah saja yang diawasi, tetapi juga penyaluran dana kepada korban ikut menjadi perhatian serius Walikota.

relokasiBahkan, Walikota GSVL dengan tegas mengingatkan fasilitator dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Drs Maximilian Tatahede agar tidak memotong dana sepeser-pun bagi korban bencana dengan alasan apapun juga. Karena hal itu, tambah Walikota, akan berdampak hukum jika nanti kedapatan.

“Tolong jangan ada pemotongan kepada korban bencana, apalagi dilakukan oleh fasilitator yang nota bene sudah dibayar untuk tugas itu. Karena ada yang datang kepada saya dan mengeluh katanya ada pemotongan dana satu juta setengah rupiah. Ini tidak boleh,”tandas Walikota GSVL, seraya menegaskan jika terjadi permasalahan hukum terkait pemotongan itu dirinya tidak bertanggung jawab.

relokasiMenurutnya, fasilitator dibayar secara khusus untuk membantu masyarakat korban bencana merancang bangunan sesuai dengan jumlah dana yang diberikan. Jika masih ada fasilitator yang dinilai ‘nakal’ Walikota GSVL minta kepala BPBD Manado agar segera diganti. “Tugas fasilitator untuk membimbing bukan untuk bikin susah penerima bantuan, kalau ada fasilitator nakal diganti saja dengan yang lain,” tukas Walikota GSVL.

Dari peninjauan di lokasi, Walikota GSVL melihat langsung rumah-rumah yang sedang dibangun. Direncanakan untuk tahap pertama akan dibangun 1000 unit rumah.(*/ald)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*