Jum'at, 20 September 2019

Pameran Peringatan Bulan PRB Dibuka Gubernur Sulut

Pemeran BNPB

Penguntingan pitah oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey pertanda dibukanya pameran pengurangan resiko bencana di kawasan megamas Manado

manadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulut Olly Dondolambey SE membuka pelaksanaan Pameran Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) di lapangan Mega Mas Manado, Rabu (12/10) sore tadi, yang ditandai dengan penguntingan pita oleh Gubernur.

Pameran BNPBUsai peresmian Gubernur didampingi Kepala BNPB  Willem Rampangiley, unsur Forkopimda Sulut dan Walikota Manado Vicky Lumentut meninjau Pameran PRB tersebut ditandai dengan penguntingan pita oleh Gubernur Sulut.

Pameran BNPBKegiatan dalam rangka memeriahkan agenda ACDM dan ADDM yang sementara berlangsung di Kota Manado ini. “Pemeran ini dilaksanakan dalam rangka untuk mempromosikan budaya pengurangan resiko bencana, termasuk pencegahan bencana, mitigasi dan kesiapsiagaan, sejak tahun 2009 telah ditetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari peringatan pengurangan reaiko bencana Internasional (International Day for Disaster Risk Reduktion,” ujarnya Dondokambey sembari menambahkan peralatan BNPB baik kendaran dan peralatan medis yang dipamerkan dalam pameran ini semuanya akan diserahkan kepada BPBD Sulut, karena Sulut termasuk salah satu daerah rawan bencana.

Pameran BNPBSementara Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi BNPB Ir Siswanto yang juga selaku penanggungjawab Pameran menyebutkan, peringatan PRB relah menjadi agenda nasional yang dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2013 lalu, yang secara berturut-turut diselenggarakan di Kota Mataram NTB (2013), Kota Bengkulu, Bengkulu (2014), dan Kota Surakarta Jawa Tengah (2015).

Pameran BNPBDalam peringatan Bulan PRB tersebut selalu disertai dengan pelaksanaan pameran Bulan PRB. Pada tahun 2916 ini, pameran ini dilaksanakan di Mega Mas Manado dengan tema “Gerakan Pengurangan Resiko Bencana Untuk Ketangguhan”.

Pameran BNPB“Pameran ini diikuti 72 Stand rinciannya Provinsi Sulut 15 Stand (Kabupaten/Kota se-Sulut), BPBD Jabar, DKI, Sulteng, Maluku, Malut, Gorontalo, Sulsel, Sultra, Kalimantan dan BPBD Sumbar, serta Instansi terkait lainnya,”pungkasnya.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*