Kamis, 17 Oktober 2019

Walikota Manado “Disandera Gerombolan Bersenjata”

manadoterkini.com, MANADO - Sekelompok gerombolan bersenjata lengkap, Senin (5/12/2016) sekitar Pukul 14.30 Wita, mendadak mengepung sebuah kendaraan rubicon yang ditumpangi Walikota GS Vicky Lumentut, saat memasuki pelataran parkir Pendopo Kantor Walikota Manado.

manado

Walikota Manado saat disandera gerombolan bersenjata di ruang kerjanya

Para gerombolan bersenjata ini mendekati pintu mobil dan membuka paksa seraya meminta orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini turun sambil menodongkan pistol.

Bahkan para Pengawal Pribadi (Walpri) Walikota GSVL tak bisa berbuat apa-apa kemudian digiring ke ruang kerjanya di lantai 2 Kantor Pemkot Manado.

manado

Im Rider 712 saat membebaskan Walikota Manado GS Vicky Lumentut

Selama kurang lebih satu jam Kantor Pemkot Manado dikuasai para gerombolan. Bunyi desiran peluru tak henti-hentinya dihujani dari moncong senjata laras panjang para penculik.

Tiba-tiba muncul sebuah helicopter mendarat di lapangan Sparta Tikala bersamaan stand by enam anggota TNI-AD Batalion Raider bersenjata lengkap yang turun meggunakan tali pengaman.

manadoBersamaan itu muncul 3 buah mobil Raider 712 anti peluru di pelataran parkir. Para anggota Raider dengan seragam hitam-hitam dan bersenjata lengkap langsung menuju lantai 2 Kantor Pemkot dimana Wali Kota disandera.

Dengan cekatan dan segala kemampuan perang anggota Raider 712 membuat para gerombolan sukses dilumpuhkan. Walikota GSVL akhirnya berhasil dibebaskan.

Walikota kemudian digiring menuju mobil anti peluru untuk diamankan sementara dari para penculik.

manado

Walikota Manado diamankan tim Raider 712

Kedatangan para anggota Raider ini membuat sadar para ASN dan warga yang menyaksikan kalau aksi itu merupakan simulasi. Scenario simulasi penculikan ini menurut Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Sulaiman Agusto, berawal ketika pihaknya menerima informasi adanya terror terhadap Walikota dengan segala tuntutan.

“Walikota akan diculik. Informasi ini saya terima dan langsung perintahkan ke Kesatuan Batalion Raider 712 untuk membebaskan Wali Kota Manado dari para penculik. Anggota Raider yang terlibat dalam simulasi ini sebanyak satu kompi,” pungkas Agusto saat diwawancarai wartawan usai latihan. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*