Senin, 16 Desember 2019

Diskominfo Manado Gelar In House Training Aplikasi Qlue, Wawali Mor Supervisi Langsung

kominfomanadoterkinu.com, MANADO – Manado Cerdas 2021 sebagai Visi Pemerintahan Kota Manado di bawah kepemimpinan Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan, membutuhkan kesigapan jajaran pemerintah menghadirkan respons cepat terhadap layanan publik.

Olehnya, kecerdasan melalui gerak dan respons cepat melayani keluhan masyarakat terkait layanan publik menjadi salah satu ekspektasi masyarakat terhadap kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Manado yang mengusung tagline Manado Cerdas dalam Pilkada lalu.

Respons cepat terhadap keluhan tersebut tentunya akan sangat ditentukan oleh penguasaan jajaran aparatur Pemerintahan terhadap aplikasi layanan berbasis smartphone, Qlue, terutama di tingkat Kecamatan dan Kelurahan sebagai ujung tombak Pemerintahan.

Dalam rangka memantapkan penguasaan aparatur sipil negara Pemkot Manado terhadap layanan aplikasu Qlue, Dinas Kominfo Manado menggelar In House Training di Command Center Manado Smart City, Lantai Dua Kantor Walikota Manado atau yang dulunya dikenal Ruang Toar Lumimuut.

In House trainning yang disupervisi langsung oleh Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan ini diikuti oleh para Camat se Kota Manado, didampingi masing-masing oleh 2 (dua) eksekutor laporan.

Para peserta in house trainning dilatih cara menginstall Aplikasi Qlue, standarisasi sign in, mengupload laporan, monitoring laporan, tindak lanjut penyelesaian laporan, notifikasi penyelesaian laporan, serta akses ke rekapitulasi laporan masuk yang sudah diselesaikan di masing-masing wilayah.

Kepala Dinas Kominfo, Erwin Kontu, SH, bersama Tim Pengelola Command Center, tampak interaktif melayani pertanyaan dan diskusi bersama para peserta.

Diwawancarai di tempat yang sama, Kadis Kominfo, Erwin Kontu mengemukakan, “Kami ditugaskan Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi aparatur dalam penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, menindaklanjuti arahan beliau berdua, khususnya Pak Wakil Walikota, agar ASN Pemkot Manado tidak jadi orang purba di tengah Kota,” ungkap Kontu.

Mantan KaBag Humas dan Protokol Kota Bitung yang hijrah ke Kota asalnya Manado ini lebih lanjut mengemukakan bahwa layanan Aplikasi Qlue menjadi tantangan tersendiri bagi ASN Pemkot.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, masyarakat sekarang, di tengah era digital, menuntut layanan publik yang cepat dan tepat. Semua sumberdaya di Pemkot Manado harus dapat menyajikan layanan Pemerintahan man to machine secara maksimal. Oleh karena itu, para Camat dibekali khusus melalui in house training Kali ini. Kami berharap, saat Aplikasi ini dilaunching ke publik, kita sudah siap seluruhnya menindaklanjuti laporan masyarakat,” ujar mantan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum di akhir era 90-an ini menjelaskan.(tim)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*