Sabtu, 21 September 2019

Boiler Meledak GM PT Royal Coconut Akui Karena Overload

minutmanadoterkini.com, AIRMADIDI-Akhirnya pihak PT Royal Coconut melalui GM Alexander Gala, dapat dikonfirmasi terkait meledaknya boiler pabriknya yang berlokasi di Airmadidi Minahasa Utara (Minut).

“Memang telah terjadi ledakan pada pipa steam dalam boiler, kejadiannya pada malam hari sehingga terdengar sangat keras. Dalam pipa itu dialiri uap panas untuk mengeringkan kelapa, karena overload di pipa steam yang menyuplai tekanan uap sehingga pipa pecah dan menimbulkan ledakan,” jelas Gala, Kamis (9/2/2017).

Lebih lanjut, dari kejadian tersebut, GM Alexander Gala membenarkan ada lima orang karyawan menjadi korban luka bakar. Dan sudah mendapatkan perawatan di RS Prof Kandouw.

“Mereka (korban,red) sudah dirawat dan biayanya ditanggung perusahaan. Dan dari lima korban ini, ada dua korban tidak terlalu parah, yang sudah masuk kerja,” terangnya.

“Tapi dua orang tidak parah dan sudah masuk kerja. Yang tiga masih di RS Prof Kandouw mengalami luka bakar bagian tangan dan kaki,” ujar Gala seraya menambahkan seluruh biaya perawatan ditanggung pihak perusahaan.

Diketahui, ledakan boiler tersebut terjadi Senin (6/2/2017) malam lalu, dan sempat membuat kaget masyarakat sekitar perusahaan. Menariknya, pihak perusahaan ketika kejadian tidak langsung melaporkan hal ini ke aparat kepolisian. Menurut GM, pihaknya saat itu lebih memprioritaskan perawatan bagi korban.

Sementara itu, Kapolres Minut AKBP Eko Irianto SIK mengatakan, setiap kecelakaan di lokasi kerja harusnya langsung dilaporkan.

“Seharusnya perusahaan langsung melaporkan kejadian ini. Dan pihak perusahaan sudah membuat laporannya pada hari Rabu (8/2/2017),” ujar Kapolres Minut AKBP Eko Irianto SIK.(Pow)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*