Selasa, 23 Oktober 2018

Tahun Ini, Dinas PM-PTSP Sulut Tingkatkan Target Investasi Kisaran 3,5 Triliun

 

rembetmanadoterkini.com, SULUT - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) lewat Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), meningkatkan targer realisasi investasinya, tahun 2017 hingga kisaran angka 3,5 triliun.

Hal ini diutarakan, Kepala Dinas PM-PTSP Sulut Ir Happy T R Korah MSi melalui Kepala Bidang Pengendalian Penanaman Modal, Janny Jobert Rembet SE MSi kepada manadoterkini.com, di ruang kerjanya, Selasa (14/03/2017).

Rembet mengatakan, tahun sebelumnya, yakni 2016, target investasi Dinas ini ada pada angka 2,5 triliun. Namun, dengan melihat kebijakan-kebijakan dari pemerintah Sulut yang sangat menguntungkan, yang berpengaruh terhadap berbagai sektor seperti sektor ekonomi dan pariwisata daerah, meyakinkan pihaknya untuk menaikan target investasi tahun ini, serta optimis target realisasi tersebut bisa dicapai.

“Kita sangat optimis target 3,5 triliun bisa dicapai. Ini karena beberapa faktor sebagai pertimbangan, seperti Political will pemerintah Provinsi. Pak Gubernur dan Pak Wagub yang sangat welcome terhadap calon-calon investor sehingga memberikan nuansa yang kondusif bagi daerah, ” ungkapnya.

Hal ini sangat memberi dampak terhadap ekonomi, bahkan memicu pertumbuhan ekonomi dari penyerapan investasi di daerah ini.

“Kita lihat bahwa pemberlakuan bebas visa untuk bandara Sam Ratulangi, implikasinya banyak turis yang masuk.
Ketika banyak turis yang masuk, kita tentu sangat membutukan sarana dan infrastruktur pariwisata yang memadai. Nah, dengan banyak turis masuk, investor tertarik untuk berusaha disini, ” jelas Rembet.

Rembet menambakan dampak lainnya dari adanya program prioritas pemerintah seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan program prioritas lainnya. Kemudian industri-industri agro dan pada sektor perdagangan jasa, hotel dan pusat-pusat dagang yang saat ini berkembang baik.

“Inilah yang membawah optimisme tersendiri bagi kami Dinas PM-PTSP, bahwa apa yang sudah dibuka Pak Gubernur dan Pak Wagub, harus diisi oleh kami, supaya steke holder yang terkait melihat bahwa memang benar-benar aparat di daerah siap untuk mendorong laju investasi di daerah, ” pungkas Rembet sembari menuturkan pada tanggal 16 Maret lusa akan ke Pusat, Jakarta, membahas evaluasi capaian 2016, dan targer 2017.(alfa)

 

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*