Jum'at, 20 September 2019

Datangi Kantor Walikota Manado, Demo Sopir Angkot Berlangsung Tertib

kendaraan mikro

Inilah kendaraan yang dilengkapi sonsistem yang dipakai para pendemo

manadoterkini.com, MANADO - Setelah melakukan unjuk rasa damai di Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), ratusan sopir angkutan kota (Angkot), AKDP dan organda, Kamis (23/3/2017) mendatangi Kantor Walikota Manado Jalan Balai Kota untuk menyampaikan aspirasinya.

Dimana para sopir ini dikawal ketat aparat. Kapolisian, mulai dari titik kumpul di lapangan KONI Sario. Kedatangan para pendemo diterima Asisten I Mickler Lakat, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) M Sofyan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Hanny Solang, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Roy Tambayong.

Sejumlah tuntutan disampaikan perwakilan basis serta pihaj organda.“Hak kami sebagai transportasi resmi dikebiri oleh transportasi tidak resmi. Karena itu kami menolak transportasi berbasis online beroperasi di Manado seperti Gojek. Kenapa? Karena sampai saat ini belum ada aturan di Indonesia yang memperbolehkan roda dua jadi transportasi. Begitu juga kami menolak adanya Gocar beroperasi di Manado karena belum ada izin resmi dari pemerintah. Selain itu, kami minta pemerintah menertibkan taxi gelap dan terminal bayangan,” ujar Sem Lanongbuka, Ketua Basis Teling dalam orasinya.

Adapun Ketua Organda Manado Kaloh Moleong menyorot masalah kontribusi dari transportasi berbasis online ini kepada pemerintah.

“Jangan biarkan ada transportasi yang tidak memberikan kontribusi PAD kepada Manado beroperasi di Manado. Angkot rutin mengurus KIR dan semua administrasinya, dan jelas beri kontribusi PAD. Kalau transportasi online tidak memberikan PAD kepada Manado, jadi harus dihentikan pengoperasiannya,” tegas Moleong.

Asisten I Mickler Lakat yang mewakili Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE menyambut baik aksi para sopir ini, dan segera mengkaji tuntutan yang disampaikan.

“Kami telah mencatat dan mendengar tuntutan kalian. Yang pasti tuntutan ini akan diteruskan kepada pimpinan untuk bahas,” ujar Lakat di hadapan pendemo.

Usai itu para pendemo membubarkan diri dengan tertib, dan langsung kembali melakukan aktivitas mereka untuk beroperasi.(waseng)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*