Selasa, 17 Oktober 2017

Pemkab Minsel Gelar Musrenbangkab RKPD Tahun 2018

Investor, Minsel, Pantai Moinitmanadoterkini.com, AMURANG – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Tahun 2018 digelar di Sekolah BP2IP Desa Tawaang Timur Kecamatan Tenga pada Kamis (30/3) pagi tadi.

Musrenbang tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Minsel Franky Donny Wongkar SH ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Minsel Frangky Lelengboto ST, Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan MSi, Perwakilan Bappeda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana, sejumlah anggota DPRD Minsel, Kepala Bapelitbang Minsel Meydi Maindoka, Sekretaris Bapelitbang Minsel Tertius Ulaan ST MT dan Para Kepala Perangkat Daerah (PD) yang ada dilingkup Pemkab Minsel, para Camat, Kumtua, dan para undangan lainnya.

Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dalam arahannya yang dibacakan oleh Wabup Minsel Franky Donny Wongkar SH mengatakan, musrenbang merupakan amanah dari Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

“Musrenbang merupakan suatu kewajiban Pemda untuk merencanakan pembangunan daerah yang akuntabel dan partisipatif yang dilalui beberapa tahapan, tata cara penyusunan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan,” katanya.

Lebih lanjut Wongkar menjelaskan, Musrenbang RKPD Kabupaten Minsel Tahun 2018 ini merupakan media langsung maupun tidak langsung untuk mendapatkan manfaat atau dampak dari program dan kegiatan pembangunan daerah sebagai wujud pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah.

“Musrenbang ini dimulai dari tingkat desa, Kecamatan serta forum SKPD yang melibatkan stakeholder,” tukasnya.

Wongkar juga berharap dalam penyelenggaraan musrenbang ini akan dihasilkan dokumen perencanaan tahunan yang mampu mengemban pencapaian kualitas pembangunan pada tahun 2018 mendatang.

“Beberapa poin penting yang menjadi prioritas untuk pembangunan Kabupaten Minsel kedepan adalah peningkatan kualitas dan daya saing produk pertanian, pengembangan pariwisata berbasis pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDA), peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur yang proporsional, penyelenggaraan penanggulangan bencana, peningkatan perlindungan anak dan meningkatkan kehidupan sosial masyarakat,” paparnya.

“Marilah kita bersama berperan aktif sesuai dengan tupoksi masing-masing sehingga pada akhirnya kita dapat menciptakan pembangunan di Tanah toar lumimuut yang tepat sasaran dan senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat,” tandasnya.(dav)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*