Keselamatan Kerja Dan Payung Hukum Usaha Tambang Di Minut Disosialisasikan

 

minutmanadoterkini.com, AIRMADIDI-Atas kerjasama Polres Minut, Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kecamatan Dimembe, Pemerintah Desa Tatelu dan Solidaritas Penambang di Tanah Tonsea (SOBAT), Selasa (18/4/2017), bertempat di Aula Kantor Desa Tatelu, keselamatan kerja dan payung hukum usaha tambang di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) disosialisasikan kepada para pemilik usaha tambang dan penambang di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Tatelu.

“Belajar dari pengalaman dan kejadian belum lama ini, untung tidak ada korban jiwa ketika tanah longsor di lubang tambang. Untuk itu keselamatan kerja harus jadi perhatian serius agar kedepan lebih baik lagi dan tidak terjadi lagi kejadian serupa. Dan Saya minta semua usaha tambang dan penambangnya harus masuk bergabung dengan koperasi yang ada, agar payung hukumnya jelas, jika tidak kami anggap usahanya illegal atau pertambangan tanpa izin (PETI),” ujar Kapolres Minut AKBP Eko Irianto SIK.

Sementara itu, Ketua SOBAT Henry Walukow, menyikapi hal ini mengatakan pihaknya akan membentuk tim untuk merumuskan standarisasi keselamatan kerja pertambangan.

“Ini sangat penting, dan kami akan menyiapkan segala sesuatu untuk memenuhi standar keselamatan kerja pertambangan. Dan memang idealnya untuk lubang tambang menggunakan papan penyanga dari kayu merah atau kayu besi, agar lebih kuat. Dan untuk usaha tambang, harus bergabung dengan Koperasi, harus sesuai aturan untuk pengelolaan limbah, dan harus profesional dalam keselamatan kerja guna meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja,” kata Endi-sapaan akrab Walukow.

Selain Kapolres Minut AKBP Eko Irianto SIK dan Ketua SOBAT Henry Walukow, hadir juga dalam sosialisasi tersebut, Wakapolres Kompol Joice Wowor, Kabag Ops Kompol Farly A Rewur SH MM, AKP Ronny Maridjan SSos, Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto, bersama jajaran Polres Minut, dan dari unsur TNI, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tieneke Rarung, Camat Dimembe Marco Korongkong, Hukum Tua Tatelu Jhon Lausan, dan juga puluhan penambang yang bekerja di lokasi tambang Tatelu.(Pow)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan