Selasa, 21 November 2017

Warga Minta Perusahaan Yang Bermasalah di Minsel Harus Digugurkan

manadoterkini.com, AMURANG-Transparansi proses lelang tender proyek sangat diharapkan warga, agar supaya pengawasan terhadap perusahaan yang dicoret atau diblacklist tetap terjaga dan bila perlu digugurkan.

Warga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) agar proyek yang kini mulai diluncurkan melalui proses tender, jangan sampai meloloskan atau mengikutsertakan perusahaan yang telah mendapatkan lisensi Blacklist. Karena dengan adanya lisensi tersebut mereka tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan sempurna.

“Sebaiknya perusahaan yang telah di-blacklist agar tidak diikutkan dalam proses tender maupun pengadaan barang, jasa dan pengadaan jasa kontruksi, sebab mereka telah terbukti tidak becus dalam menyelesaikan pekerjaan yang telah dibebankan kepada mereka,” terang Wakil Ketua DPD Garda Sulut Sonny Nayoan SH ini kepada manadoterkini.com.

Untuk itu lanjut dia, Pemkab Minsel diharapkan lebih professional dalam meneliti seluruh nama dan berkas perusahaan yang masuk dalam proses tender tersebut.

“Meskipun perusahaan itu memenuhi syarat dalam proses tender, tapi perusahaan tersebut pernah mendapat catatan buruk apalagi pernah di blacklist maka Pemkab Minsel wajib menggugurkannya,” harap Nayoan.

Sementara itu wakil bupati Minsel pada beberapa waktu lalu menegaskan jika pihak tetap konsisten terhadap komitmen untuk tidak mengikutsertakan lagi perusahaan-perusahaan yang telah di-blacklist.

“Sampai kapanpun kami akan tetap komitmen dengan tidak meloloskan perusahaan yang telah di blacklist, sebab hal ini dilakukan demi kepentingan pembangunan yang akandilaksanakan oleh Pemkab Minsel,” tegasnya, sembari mengatakan agar masyarakat silahkan untuk melakukan pengawasan dari proses lelang sampai pada pelaksanaannya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*