Sabtu, 18 November 2017

Sering Tidak Ada di Kantor, Kinerja Anggota DPRD Minsel Disorot

manadoterkini.com, AMURANG – Wakil rakyat Minahasa Selatan (Minsel) dinilai banyak yang malas menginjakkan kakinya di kantor DPRD Minsel yang berlokasi di Desa Teep Kecamatan Amurang Barat. Bahkan meski sering disorot warga bahkan media, mereka terkesan seakan tutup telinga rapat-rapat.

Tidak hanya itu, sudah menjadi rahasia umum, hampir setiap selesai melaksanakan Paripurna, keesokan harinya, gedung wakil rakyat ini langsung bertolak dengan burung besi. alhasil, kantor DPRD sepi.

Hal tersebut dikatakan Aktivis Minsel Sonny Nayoan SH. “Mereka bisa dipastikan melancong dengan modus studi banding, konsultasi ataupun alasan penting lainnya yang membuat kesan seolah-olah untuk kepentingan warga Minsel,” katanya.

Lanjut Nayoan, jika tahun 2000-an sangat susah mencari informasi keberadaan para anggota DPRD, tetapi diera modernisasi yang sudah canggih saat ini kegiatan wakil rakyat dapat dilihat langsung dari status dimedsos.

“Sangat disayangkan, banyaknya anggaran yang dipergunakan untuk perjalanan dinas, tetapi tidak dirasakan manfaatnya bagi warga. Miliaran yang dikeluarkan tidak seimbang dengan hasil yang dicapai. Apalagi wakil rakyat yang jarang ke kantor, bahkan hanya hadir saat paripurna atau melakukan perjalanan keluar daerah,” tukasnya.

Untuk itu, sangat diharapkan Badan Kehormatan (BK) dapat memperhatikan kinerja DPRD, bahkan bisa memberikan sanksi, bukan hanya teguran. Bahkan dikatakan Nayoan, BK dapat memacu kinerja dilingkungan legislatif dan eksekutif. Agar dana yang dikeluarkan lewat APBD benar-benar bermanfaat bagi seluruh warga Minsel, bukan hanya kepentingan kelompok atau pribadi,” tukas Nayoan yang juga wakil ketua DPD Anti Korupsi Garda Sulut ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Minsel Jenny Johana Tumbuan SE saat dikonfirmasi melalui Sekretaris DPRD Minsel Lucky Tampi SH mengatakan, perjalanan ke luar daerah oleh anggota DPRD ini, ada anggarannya.

“Dan keberangkatan ini bukan hanya sekedar berangkat tetapi tidak ada kerja ataupun hasil. Bahkan beberapa kesempatan berangkat bersama eksekutif. Dan sangat jelas untuk kepentingan warga. Kan ada laporannya,” katanya.

Lanjut mantan Kabag Humas Pemkab Minsel ini mengatakan, keberadaan anggota DPRD di kantor bukan karena disengaja.

“Tetapi kan anggota DPRD juga menyerap aspirasi warga di dapil masing-masing. Ada juga bersama-sama komisi menindaklanjuti aspirasi warga langsung turun ke lapangan. Dan intinya, setiap pembahasan dan paripurna mereka selalu hadir,” tutupnya.(dav)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*