Selasa, 21 November 2017

16 Juli Pengucapan Syukur Minsel

minselmanadoterkini.com, AMURANG - Perayaan tahunan pengucapan syukur (PS) dipastikan dihelat 16 Juli 2017. Keputusan ini menyusul rapat antara Pemkab, para pendeta bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Pertemuan dipimpin Asisten I Pemkab minsel Drs Handrie Sondakh bersama Kabag Kesra Robby Maxie Pattyranie dan Ketua FKUB Minsel Pdt Lucky Tumbelaka MTh pada Kamis (15/6) sore tadi diruang kerja Asisten I Pemkab Minsel

“Pengucapan syukur diputuskan Minggu kedua bulan Juli, atau tanggal 16 Juli mendatang,” kata Sondakh.

Sementara itu, ditempat terpisah, Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE juga menegaskan agar perayaan pengucapan syukur warga tidak menyediakan minuman keras (Miras). Baik itu cap tikus atau jenis lain. “Pengucapan syukur merupakan pesta iman. Pesta iman ini harus tanpa Miras,” tegas bupati.

Pelarangan Miras ini, lanjut bupati tercantik se- Indonesia ini, bertujuan menghindari hal-hal tidak diinginkan disebabkan pengaruh alkohol seperti kecelakaan dan kriminalitas.

Adanya Miras, sebut Tetty sapaan akrab bupati ini, artinya kita tidak menghargai Tuhan. Karena pengucapan syukur adalah bagaimana kita bersyukur kepada Tuhan. Orang nomor satu di Minsel tersebut membeberkan, rencananya Pemkab akan mengundang tamu untuk datang di Minsel pada hari pengucapan syukur nanti.

Sementara itu, Ketua FKUB Pdt Lucky Tumbelaka MTh  mengatakan, penentuan jadwal perayaan pengucapan juga atas andil para pendeta.

“Peran para pendeta atau hamba Tuhan agar bisa menyosialisasikan di gereja-gereja terkait jadwal pengucapan syukur ini,” katanya.

Lanjut Dia, para pendeta juga harus menekankan bahwa jangan ada jemaat yang merayakan pengucapan syukur sendiri. Melainkan harus secara bersama.

“Pengucapan syukur diharapkan diadakan serentak untuk kebersamaan kita di Tanah toar lumimuut. Mari kita tetap jaga kebersamaan gereja-gereja yang sudah ada di Minsel,” tutupnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*