Rabu, 16 Oktober 2019

Kaban Liny: Pelaksanaan Proyek Fisik Banyak Tak Sesuai Tata Ruang

manadomanadoterkini.com, MANADO – Pelaksana Harian (Plh) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Manado Ir Tommy Ferry Siwi, MSi dan Kepala Bapelitbang Manado Dr. Liny Tambajong memimpin rapat koordiansi BKPRD untuk membahas agenda program pembangunan fisik pada kegiatan tahun anggaran 2017 dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) bertempat di ruang rapat Bapelitbang Manado,Senin (12/06/2017).

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Manado (Bapelitbang) Dr. Liny Tambajong (Kaban Liny) menjelaskan,pelaksanaan fisik dengan menggunakan ruang di Kota manado harus sesuai RTRW.

” Pelaksanaan proyek fisik yang menggunakan ruang di Kota Manado banyak yang tidak sesuai dengan tata ruang, dan hal itu harus ada langkah antisipasi jika ada pelanggaran tata ruang,” jelas Kaban Liny.

Di tambahkan Kaban Liny,permasalahan Tata Ruang di Kota ini harus di bahas oleh Tim BKPRD secara bersama-sama. “BKPRD harus mempunyai rekomendasi terkait lahan-lahan yang sudah diahli fungsikan,” ungkap kaban Liny.

Di jelaskan,untuk pengadaan lahan kantor Walikota Baru dan TPA akan menjadi prioritas pembangunannya.

“ Untuk anggaran kantor Walikota Manado yang baru akan di lakukan pada pergeseran anggaran di Dinas PUPR Kota Manado,” ucap Kaban Liny.

Adapun pembahasan dalam rapat Koordinasi tersebut, Pembangunan rumah sakit di Kelurahan Tingkulu, Pembangunan perumahan relokasi korban banjir di Kelurahan Pandu, Fungsi lahan resapan di samping Stadion Klabat Kecamatan Sario, Bangunan gedung obat di Kelurahan Kairagi Dua Kecamatan Mapanget, Rencana pembangunan perumahan pendeta di Kelurahan Bengkol Kecamatan Mapanget, Penetapan batas wilayah kelurahan se-Kota Manado yang belum disepakati, pembebasan lahan TPU di Kelurahan Kima dan Kelurahan Winangun Satu, dan pembangunan jembatan Boulevard II. (mlz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*