Jum'at, 15 Desember 2017

Rakernas APEKSI XII, Mendagri : Walikota Harus Tegas, Pejabat Tidak Mampu Ganti Saja

manadoterkini.com, MALANG – Tanda awas bagi kepala Perangkat Daerah (PD) yang tidak mempu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Pasalnya, saat membuka rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke XII, di Convention Hall Hotel Savana, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, Rabu (19/07) pagi tadi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan sinyal bagi Walikota untuk bersikap tegas menilai kinerja bawahan.

Sambutan dan arahan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sekaligus membuka Rakernas APEKSI VII

Sambutan dan arahan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sekaligus membuka Rakernas APEKSI XII di Kota Malang

“Melalui forum APEKSI ini, saya minta para Walikota untuk bisa bersikap tegas. Jika tidak mencapai apa yang menjadi konsepsi Walikota, ya diganti saja. Jangan sampai pejabat yang dibawahnya itu menghalangi pencapaian visi dan misi Walikota,” tegas Mendagri.

Lanjutnya, Rakernas yang diikuti 98 Walikota se Indonesia itu, merupakan iven yang sangat penting dalam menentukan arah kebijakan Nasional. “Rakernas, muncul keselarasan dan sinergitas program antara Pemerintah pusat, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kota/Kabupaten,” tandasnya.

Selain itu, tambah Mendagri, fungsi dan kedudukan kepala daerah dan wakilnya sudah jelas dan jangan dibenturkan. “Seorang kepala daerah baik itu gubernur, walikota maupun bupati sudah jelas fungsinya sebagai pemimpin di daerah. Posisi wakil apakah wakil gubernur, wakil walikota ataupun wakil bupati tidak bisa menggantikan posisi gubernur, walikota dan bupati. Wakil ya wakil,” kata Mendagri.APEKSI

Dalam kesempatan ini Mendagri mengingatkan 98 Walikota anggota APEKSI agar bekerja dengan baik tanpa melanggar aturan yang bisa menyeret pada perbuatan korupsi.

“Bekerjalah dengan baik. Ikuti semua aturan yang ada. Bangun sinergitas program antara pemerintah pusat yang dijabarkan dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional), kemudian pemerintah propinsi dengan program gubernur dan tentunya program walikota yang dijabarkan sampai ke kepala desa atau lurah,” pungkas Kumolo.

Acara diisi dengan pemaparan terkait pemberantasan korupsi oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan. Tampak hadir Gubernur Jawa Timur DR H Sukarwo dan Walikota Malang HM Anton.

APEKSI,

Walikota Manado GS Vicky Lumentut foto bersama Mendagri bersama Walikota Seluruh Indonesia

Rangkaian kegiatan Rakernas APEKSI di Kota Malang ini, juga dilaksanakan pawai budaya dan pameran promosi daerah dalam Indonesia City Expo (ICE) tahun 2017.(*/aldi)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*