Jum'at, 15 Desember 2017

Diduga Oknum Polisi Meminta Uang Kepada Korba Lakalantas

Polres Manado

Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Marganda Aritonang

manadoterkini.com, MANADO – Hebohnya postingan dari pemilik Facebook bernama Fritha Amar Mikha di dinding group Manguni Team 123/Tetengkoren Berguna, Senin (24/7) malam, sekira pukul 20.32 Wita, mengenai terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan lelaki bernama Rian Arurelius Mamage (27), warga Desa Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat menabrak mikrolet di ruas jalan Kairagi, tepatnya di dekat SPBU.

Dipostingan tersebut itu dikatakan kalau ada oknum anggota Polisi yang meminta uang ganti rugi karena pemilik mikrolet tersebut mengalami kerugian cukup besar. Hal tersebut membuat Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Marganda Aritonang angkat bicara.

“Tolong jika memosting atau menyebarkan sesuatu, itu harus dikonfirmasi terlebih dahulu, sebab pihak kami tidak perna meminta uang seperti itu. Kalaupun pihak mikrolet ingin meminta tanggungjawab, kami hanya bisa mempertemukan pihak keluarga korban dan pihak pemilik mikrolet, bukan pihak kami yang meminta uang seperti isi postingan tersebut,” ujar Aritonang, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (25/7).

Selain itu Kasat Lantas juga mengatakan kalau pihaknya malah membuat surat turut berbela sungkawa kepada keluarga korban meninggal. “Saya sudah cek semua anggota unit laka lantas dan sama sekali tidak ada yang perna minta ganti rugi seperti yang tertulis di postingan tersebut, dan jika kalau hal itu benar kalau anggota saya melakukan hal tersebut, pasti saya akan proses.”jalas kasat lantas polresta Manado.

Sementara wanita yang mempunyai postingan tersebut Fritha Amar Mikha, ketika ditanyakan oleh awak media manado lewat media masengger mengatakan, kalau hari Rabu (26/7) istri dari korban disuru bertemu dengan oknum Polisi yang tidak tau namanya siapa.

“Dia (oknum Polisi) menyuru istri korban untuk datang ke Poltabes dan berbicara langsung dengan istri korban. Nama oknum Polisi itu tidak dihafal oleh istri korban, namun sempat dikatakan oleh oknum Polisi, kalau bertemu hari Rabu, nanti lihat ibu yang akan memberi uang, atau ibu akan menerima uang,” tulisnya lewat masengger.

Diketahui, peristiwa itu terjadi Minggu (16/7) pagi, sekira pukul 07.15 Wita. Sebelumnya, korban bersama rekannya bertolak dari arah bandara menuju ke arah pusat Kota Manado. Tiba di lokasi kejadian, korban yang mengendarai sepeda motor tersebut tidak bisa menghindar dari mikrolet yang sedang menurunkan penumpang. Tak pelak, tabrakanpun terjadi, sehingga mengakinatkan korban meninggal dunia di lolasi kejadian, sementara rekannya mengalami luka serius.(Pra)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*