Selasa, 17 September 2019

Angka Kemiskinan Turun, Olly: Terus Kerja Bersama

 

odmanadoterkini.com, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah baik Bupati dan Walikota sampai kepala desa agar menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing dalam memperkuat perekonomian Sulut kedepan. Olly yakin dengan kerja sama pasti Sulut akan jaya kedepan.

“Demi terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya,” ungkap Olly di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) saat rapat paripurna istimewa dalam rangka peringatan hari jadi Provinsi Sulut ke-53 di ruang rapat paripurna Kantor DPRD, Kairagi, Manado, Sabtu (23/9/2017).

Dibidang ekonomi, Ia menjelaskan Triwulan 1 Tahun 2017 sebesar 6,43 persen lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen. Inflasi pun dapat dipertahankan pada level satu digit yaitu pada angka 3,59 persen. “pertumbuhan ekonomi Sulut melaju dengan cepat,” katanya.

Sementara itu sektor investasi, total realisasi investasi periode Januari s/d Juni 2017 mencapai Rp. 2,86 triliun (PMA Rp 2,5 triliun dan PMDN Rp. 319 miliar. Pencapaian ini 114,4 persen lebih besar dari target RPJMD Sulut yang sebesar Rp. 2,5 triliun melalui investasi pada sektor pariwisata, enwrgi dan pertambangan. “Di tahun 2017, total realisasi investasi telah melampaui target yang ditetapkan,” kata Olly.

Tren pertumbuhan ekonomi Sulut yang positif pada tahun 2017, juga telah mampu menurunkan angka pengangguran. Hal ini terlihat dari angka pengangguran di Provinsi Sulut yang pada tahun 2017 sebesar 6,12 persen turun dibandingkan keadaan pada tahun 2016 sebesar 7,82 persen.

Sementara, tingkat kemiskinan di Sulut pada tahun 2017 sebesar 8,1 persen turun dibandingkan keadaan pada tahun 2016 sebesar 8,98 persen.

“Sejauh ini, angka kemiskinan di Sulut lebih rendah jika dibandingkan dengan nasional yang mencapai 10,64 persen,” katanya.

Pembangunan yang terkait dengan stabilitas politik dan keamanan di Sulut juga terus mengalami kemajuan. Ini terbukti Sulut sebagai barometer kerukunan di Indonesia. Bahkan BPS merilis data tingkat kebahagian masyarakat Sulut mencapai 73,69 atau tertinggi ketiga secara nasional. “Artinya, bahwa masyarakat Sulut merasa berbahagia tinggal, hidup dan bekerja di wilayah ini,” pungkas Olly.

Begitu juga di tingkat demokrasi, Sulut mampu mencapai indeks demokrasi sebesar 76,34 jauh melebihi angka indeks demokrasi Indonesia yang berada pada angka 70,09.

Keadaan positif juga tercapai di bidang kesehatan. Jumlah balita gizi buruk pada semester pertama 2017 ini, turun 0,007 persen. Diikuti jumlah kematian ibu yang turun sebesar 4,1 persen dan angka harapan hidup yang mencapai 70,9 tahun.

Pada kesempatan ini juga Ia meminta dukungan para anggota DPRD agar bekerja bersama membangun Sulut Hebat. “Dengan kerja bersama kita yakin Sulut makim maju dan mampu bersaing dengan provinsi lain di Indonesia.,” pintahnya.

Hadir dalam paripurna ini Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, unsur Forkompimda, mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, undangan dan para pimpinan dan anggota DPRD. (Ons)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*