Jum'at, 20 September 2019

Hebat dan Kompak, OD-SK Kenakan Pakaian Adat Minahasa dan Bolmong

*Sekda Kenakan Pakaian Adat Khas Sangihe#

received_10203906043927710manadoterkini.com, SULUT – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 53 Provinsi Sulawesi Utara benar meriah dan unik. Pasalnya, peringatan tahun para pejabat di Sulut mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Dimulai dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey beserta Ketua TP PKK Sulut Ny. Rita Tamuntuan memakai pakaian adat khas Minahasa.

Sementara itu Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama Wakil Ketua TP PKK Sulut dr. Kartika Devi Tanos mengenakan pakaian adat khas Bolaang Mongondow. Tak mau kalah juga Sekda Provinsi Sulut Edwin Silangen memakai pakaian adat Sangihe.

“Ini untuk menggelorakan kembali semangat cinta budaya Sulawesi Utara,” jawab Gubernur Sulut usai kegiatan di Kantor DPRD Sulut, sabtu (24/09/2017).

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengajak kepada warga Sulut untuk menjaga budaya dan kearifan lokal guna menunjang dunia pariwisata. “Dengan memakai baju adat daerah kita sudah menjaga dan melestarikan budaya dan adat di Sulut. Apalagi menunjang dunia pariwisata,” katanya.

Dari pantauan manadoterkini.com di gedung DPRD Sulut di Kairagi tampak sejumlah kepala daerah, anggota DPRD dan SKPD memakai baju adat daerah masing-masing.

Penggunaan pakaian adat dalam acara resmi bukan kali pertama. Dalam peringatan HUT RI ke 72 di Jakarta, Presiden Joko Widodo juga
Menggunakan pakaian adat dalam upacara peringatan kemerdekaan ke- 72 RI di Istana Presiden, Kamis (17/8/2017) yang merupakan ide dari Presiden Joko Widodo.

Melalui kebijakan tersebut, Presiden Jokowi ingin menunjukkan bahwa Indonesia adalah negeri kaya dan beragam.

“Biar tahu, kita ini beragam. Karena Indonesia itu memang sangat beragam. Inilah Indonesia,” ujar Jokowi saat mengikuti upacara pengibaran bendera di Istana Negara waktu lalu. (ons)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*