Selasa, 17 September 2019

Pacu Pariwisata Sulut,Olly Dondokambey Akan Bahas di Rembuk Nasional

 

manadoterkini.com, SULUT – Pengembangan sektor Pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut) menjadi perhatian khusus Gubernur Olly Dondokambey, SE. Sejak periode Juli 2016 hingga Agustus 2017 ini, total wisatawan mancanegara yang masuk ke Sulut mencapai 99.824 wisatawan dan jika dibandingkan dengan sebelumnya melonjak drastis ju

manado

Gubernur Olly Dondokambey

mlah kunjungan pada tahun 2015 yakni sebanyak 27.059 orang wisatawan. Hal ini terjadi peningkatan dikarenakan telah dibukanya penerbangan Manado Tiongkok.

Dengan Pembangunan sektor pariwisata di Sulawesi Utara semakin melaju. Juga didukung pemerintah kabupaten dan kota serta pemangku kepentingan lainnya Ia yakin kedepan Rakyat Sulut akan makin sejahtera. “Dengan banyaknya wisatawan ke Sulut usaha masyarakat kecil bisa terjadi peningkatan pendapatan lewat belanja wisatawan tersebut,” kata Olly saat menjadi keynote speaker pada Rembuk Daerah Pengelolaan Pariwisata Unggul Nusantara yang digelar di Auditorium Unsrat, Manado, Senin (25/9/2017).

Apalagi sambung Olly, telah terjadi peningkatan kualitas dan jumlah infrastruktur penunjang seperti bandara, perhotelan, jalur transportasi, sarana prasarana lokasi wisata, juga promosi dan memacu aliran investasi yang masuk serta peningkatan kualitas dan kuantitas destinasi wisata baik lokasi wisata maupun iven-iven pariwisata. “Fasilitas penunjang pariwisata terus kita benahi sehingga menjadi lebih baik,” ujarnya.

Diketahui, strategi pembangunan pariwisata di Sulut bakal semakin optimal karena didukung upaya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang, pengembangan Bandara Sam Ratulangi dan kawasan Bunaken yang nantinya akan menjadi pusat jaring laba-laba bagi sistim pembangunan pariwisata Sulut.

“Kita juga harus merumuskan aturan-aturan yang mendukung sektor pariwisata, strategi penyediaan sumber daya manusia pariwisata, branding yang tepat bagi daerah dan berbagai hal lainya yang dapat mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah maupun nasional,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Rembuk Nasional 2017, Firdaus Ali menjelaskan tujuan penyelenggaraan rembuk daerah itu untuk memperoleh masukan gambaran strategis dari Sulut terhadap pelaksanaan acara rembuk nasional pada tanggal 25 Oktober nanti. “Kita menggali potensi Sulut dan akan dibahas ditingkat Nasional nanti,” katanya.

Adapun, pertemuan itu turut dihadiri Rektor Unsrat Prof. Dr Ellen Kumaat, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Sabar Simanjuntak, Asisten II Rudi Mokoginta, SE, M.TP dan Ketua Bidang Rembuk Panitia Rembuknas 11 Irfan Wahid. (ons)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*