Perempuan Babak Belur Dikeroyok kaka beradik Didalam Mobil

manadoterkini.com, MANADO – Nasib sial dialami Cicilia Mohede (23). Perempuan salah satu warga kelurahan Winangun Atas, kecamatan Pineleng, Rabu (25/10)mendatangi Polresta Manado melaporkan pengeroyokan yang telah dialaminya sehingga mengalami babak belur oleh pelaku IR alias Itan (20) dan FR alias Fani yang merupakan warga kelurahan Bumi Nyiur, kecamatan Wanea. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (24/10) sore sekitar pukul 16.00 WITA, di kompleks KONI yang ada di kelurahan Sario, kecamatan Sario.

Dari informasi yang dirangkum menyebutkan, pada saat itu korban datang di gedung koni. dan bertemu dengan para pelaku. Semntara itu Korban dan para pelaku terlibat percakapan serius, kemudian korban di ajak masuk dalam mobil. Dan kemudia duduk diantara kedua pelaku. Apesnya pelaku itan memukul korban dibagian wajah. Bahkan kakak Intan juga, Fani ikut memukul mukul korban juga. Singga membuat Korban tak berdaya. Karena di aniaya oleh dua kakak beradik itu.

Diketahui, dalam asik penganyaan tersebut, korban hanya bisa bertahan dan menahan sakit. Usai melakukan penganiayaan terhadap korban. Para pelaku langsung di turunkan dalam mobil, kemudian pelaku langsung pergi.

Akibatnya korban mengalami luka memar dibagian wajah, kepala, bahu, paha dan perut. Tak terima dengan ulah para pelaku akhirnya korban melaporkan kejadian itu kepolisi.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Roly Sahelangi, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Laporannya sudah diterima, korban telah dilakukan visum dan akan segera diproses sesuai hukum berlaku,” tutur mantan Kapolsek Pineleng ini.(fry)

kota manado Pengeroyokan Polres Manado

Posting Terkait

Tinggalkan pesan