TAPD Usulkan 587 Miliar, Pembahasan RAPBD 2018 Minsel Tuai Sorotan

manadomanadoterkini.com, AMURANG – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2018, saat ini mulai dibahas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Minahasa Selatan (Minsel).
Bahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyampaikan RAPBD 2018 di hadapan rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

Pada pembahasan tersebut, berbagai sorotan datang dari anggota Banggar setelah mengetahui besaran dana transfer dari pusat belum diketahui TAPD. Padahal, APBN 2018 telah diketuk. Bahkan pimpinan Banggar Rommy Pondaag SH MH mengatakan, seharusnya nilai Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah ikut dipaparkan dalam pembahasan tersebut. “Kalau begini kita belum bisa melakukan pembahasan lebih dalam. Tapi kami memahami karena RAPBN baru disahkan,” ujar Wakil Ketua DPRD Minsel.

Dalam draft tersebut, TAPD mengusulkan APBD 2018, sebesar Rp 587 miliar. Jumlah tersebut dinilai tidak jauh berbeda dengan APBD 2010 karena nilai yang terlalu kecil. Menyikapinya, para anggota meminta TAPD pro aktif mencari tahu besaran dana transfer daerah agar pembahasan dapat dilakukan utuh.

Meski begitu, berbagai pandangan, saran dan masukkan sudah membanjiri perjalanan rapat pembahasan perdana itu.
Salah satu Anggota Banggar Joppie Mongkareng meminta TAPD bergerak cepat agar sebelum 30 November, APBD 2018 sudah disahkan. Selain itu, dia meminta pembagian alokasi anggaran ditiap sektor diperjelas. “Termasuk dana aspirasi bagi kami jangan hanya kepala daerah dan wakil saja,” harap dia.

Sementara itu, Sekdakab Minsel yang juga Ketua TAPD Drs Danny Rindengan MSi berjanji bakal mengawal kepastian dana transfer pusat ke daerah.  “Kalau dulu sebelum APBN diketuk, nilai dana transfer berapa sudah ada. Tapi sekarang informasi belum kami terima,” terangnya.(dav)
Manado Terkini
Berita Terkini dari Manado
manadoterkini.com
Stenly Pow
Stenly

Danny Rindengan RAPBD 2018 Sekda minsel TAPD Minsel

Posting Terkait

Tinggalkan pesan