Rabu, 13 November 2019

Anak Dibawah Umur dan Miras Dominasi Ops Pekat Polres Minsel

manadoterkini.com, AMURANG – Rupanya kebiasaan warga Minahasa Selatan (Minsel) yang mengkonsumsi minuman keras (miras) masih memprihatinkan.

Pasalnya, penemuan minuman keras (Miras) bahkan warga yang mabuk mendominasi kasus Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Samsat II 2017 yang sementara digelar Polres Minsel.

Tidak hanya itu, dalam operasi yang digelar selang dua minggu terakhir ini, banyak pelaku adalah anak di bawah umur yang diamankan.

Menurut Kasatreskrim Polres Minsel AKP M Nandar melalui KBO Ipda Dwi Galih mengungkapkan, operasi ini menyasar tempat-tempat hiburan di Minsel.  “Rentang usia pelaku mulai dari 15 hingga 50 tahun. Yang paling banyak usia belasan tahun," katanya.

Lanjut Dia, beberapa kasus masih dalam tahap pengembangan. Sementara sisanya hanya diberikan pembinaan karena tersangka masih di bawah umur.

“Seluruhnya hampir 50 tersangka yang diamankan. Semua masih dalam penyelidikan untuk dilihat pengembangannya,” jelasnya.

Lanjut Dia, miras jenis cap tikus mendominasi barang bukti. “Ratusan botol yang berhasil diamankan. Mungkin semua ada 1000an liter cap tikus. Sisanya ada jenis Casanova dan Valentine,” ungkapnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Kapolres AKBP Arya Perdana SH SIK MSi saat dikonfirmasi menyebut, pihaknya masih mengedepankan pembinaan agar kesalahan serupa tidak diulangi. Upaya preventif digalakkan melalui banyaknya kegiatan positif ditengah masyarakat.

“Pemerintah kita harap pro aktif agar penemuan-penemuan seperti ini tidak terus ada. Kami tegas bila sudah melanggar hukum, kita tindak,” tandasnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*