Selasa, 19 November 2019

2018, Jumlah Penerima PKH di Minsel Bakal Tembus 11 Ribu

manadoterkini.com, AMURANG – Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) rupanya belum maksimal. Pasalnya, berbagai keluhan datang dari masyarakat. Bahkan, sebagian penerima dianggap tidak layak menikmati bantuan pemerintah pusat itu.

Di sisi lain, kuota penerima yang dinilai terlalu sedikit untuk Minsel turut menjadi keluhan.

“Ada keluarga yang pantas tapi tidak menerima. Menariknya, yang tidak pantas justru banyak yang jadi penerima,” keluh sejumlah warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Minsel Sofie Sumampow melalui Kepala Bidang (Kabid) Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos Minsel Harcho Poli tidak membantah. Dia mengaku banyak keluhan diterima. Namun, dia menyebut, pihaknya melakukan validasi data dari pusat. Sehingga tidak bisa mengusulkan penerima baru.

“Kalau ada penambahan akibat belum mencapai kuota tetap datanya dari pusat kami tidak bisa menyisip atau melakukan pergantian,” jelasnya.

Namun, dia membeber tahun depan daftar penerima bakal bertambah. Hal itu sesuai petunjuk pemerintah pusat yang melakukan perluasan data keluarga sejahtera. Dari yang sebelumnya lima persen dari basis data terpadu. Sekarang kuota jadi 11 ribu. Kini pihaknya sedang melakukan validasi terhadap 11.076 calon penerima berdasarkan data dari pusat.

“Kalau tahun ini hanya 6.302. Kita harap ini bisa mencakup semua yang membutuhkan,” harapnya.

Dia juga menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyaluran PKH tahun ini dengan alokasi anggaran hingga Rp 12,1 miliar. Kata dia, penyaluran di tiga tahap awal dilakukan sekaligus akibat adanya perubahan sistem penyaluran dari Kantor Pos ke Bank Mandiri.

“Tahap satu, dua dan tiga cair langsung Agustus sedangkan yang keempat bulan November. Dengan pembagian yang full komponen 2 juta dan yang normal 1,8,” tandasnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*