Jum'at, 23 Agustus 2019

Johnli Tamaka : Satpol PP Tertinggi, BPBD Terendah Realisasi Anggaran 2017

manadoterkini.com, MANADO – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkot Manado Johnli “Otta” Tamaka SE, mengekspos Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) awal tahun 2018 masing-masing Perangkat Daerah. wawali

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Manado menempati tempat teratas dalam realisasi anggaran yakni mencapai 98,57 persen, menyusul Dinas Perhubungan 97,37 persen, Dinas Pangan 96,71 persen, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah 96,16 persen serta Dinas Pemuda dan Olahraga 94,68 persen.

Sedangkan, Perangkat Daerah yang terendah realisasi anggaran tahun 2017 yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah 32,28 persen, kemudian Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat 33,17 persen, Dinas Kebakaran 61,03 persen, Badan Kepegawaian dan Diklat 68,71 persen serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 76,85 persen.

Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, menegaskan rapat EPRA 2018 sangat penting agar setiap Perangkat Daerah mampu meningkatkan kinerjanya termasuk penyerapan anggaran pada tahun berjalan.

manado“Jika ada Perangkat Daerah yang realisasi fisik dan keuangannya rendah harus cepat introspeksi. Apalagi, kondisi itu dipicu karena kurangnya pengawasan dari kepala Perangkat Daerah. Ini tips bagi kita semua di jajaran pemerintah Kota Manado agar kedepannya menjadi lebih baik. Akan ada penghargaan kepada Perangkat Daerah yang realisasinya tertiggi dan terendah. Ini EPRA kiranya bisa jadi acuan di tahun 2018. Diharapkan, semua Perangkat Daerah bisa menguasai dengan benar dan baik apa yang akan dilakukan pada instansi masing-masing,” ujar Wawali Mor didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sektretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu, Rabu (10/01/2018).

Dirinya mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah di Pemkot Manado, termasuk Camat dan Lurah, agar terus meningkatkan kinerjanya.

“Prosentase tertinggi ataupun terendah bukanlah ukuran, tetapi bagaimana memperbaiki serta meningkatkan efektifitas kinerja serta memanfaatkan anggaran dengan baik dan dapat dipertanggung-jawabkan,” tandas Wawali Mor.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*