Selasa, 20 Agustus 2019

Steven Kandouw Paparkan Pembangunan Daerah Perbatasan

 

manadomanadoterkini.com, JAKARTA - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mempresentasikan kondisi wilayah perbatasan Sulut dan program prioritas yang diharapkan dalam percepatan pembangunan di acara Rakor Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2017 dan Penajaman Program Prioritas Tahun 2018 BNPP-RI di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (17/ 1/2018).

Kandouw sendiri tampil memukau peserta dengan gaya khasnya saat memaparkan kondisi yang ada di perbatasan Sulut.

Dalam paparan tersebut Kandouw menekankan perlunya keberpihakan Pemerintah di kawasan perbatasan negara Provinsi Sulut, seperti: membangun pertahanan dan keamanan di perbatasan negara RI-Fipina dari ancaman terorisme, ilegal fishing, penyeludupan senjata api ilegal dan penyeludupan narkoba.

“Pemerintah harus  mendorong keberpihakan perekrutan SDM Lokal di kawasan perbatasan negara sebagai  PNS, seperti: TNI, Dokter, Bidan, Guru, Tenaga Medis dan tenaga pendamping Desa,” ujar Kandouw.

Kandouw menambahkan adanya keberpihakan pembangunan kedepan di kawasan perbatasan negara role model asimetri, tidak harus sama dengan cara-cara bersifat reguler, seperti: pro anggaran untuk kawasan perbatasan, pro subsidi bagi kawasan perbatasan negara di Provinsi Sulut, harap Kandouw.

Steven Kandouw juga meminta agar pemerintah membangun infrastruktur: jalan, jembatan nasional, pelabuhan, bandara, energi listrik dan telekomunikasi di kawasan perbatasan negara khusus di LOKPRI dan PPKT Provinsi SULUT.

“Badan Usaha Milk Negara (BUMN) Keuangan supaya membangun kantor-kantor keuangan lengkap dgn ATM-ATM di kawasan perbatasan dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) Provinsi Sulut,” tutup Kandouw yang disambut tepuk tangan para peserta

Rakor ini mengusung Tema: “Melalui Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2017, Kita Tingkatkan Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2018 Dalam Rangka Mewujidkan NAWACITA ke-3″.

Sebelumnya  Rapat Koordinasi ini dibuka  oleh Menko Politik , Hukum dan Keamanan Wiranto dan dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo,  Ketua Komisi II DPR Ri Zainudin Amali, Pata Wakil Gubernur,  Para Pejabat Eselon 1 dan 2 Kementerian Terkait,  Wakil Bupati ,Pejabat TNI Polri dan Pejabat Eselon II Provinsi  dan Kabupaten/Kota Perbatasan. (*/JP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*