Minggu, 13 Oktober 2019

Pengamat Politik: Baiknya Hak Memilih ASN Dicabut

 

manadomanadoterkini.com, SULUT - Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka menilai hak memilih Kepala Daerah dalam Pilkada oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dicabut.

Hal ini dikarenakan ASN yang seharusnya bersikap netral “dipaksa” bahkan dijadikan kekuatan politik yang merupakan peninggalan masa Rezim Soeharto, dimana ASN dijadikan salah satu kekuatan politik (ABRI, Birokrasi dan Golkar).

“Kedepan alangkah baiknya hak memilih ASN di Pemilu dicabut, itu dalam rangka mengamankan posisi ASN, karena sejatinya ASN adalah Aparat Negara seperti juga anggota TNI dan Polri yang fokus mengabdi untuk Negara sebagai Aparat yang berdiri diatas semua lapisan,” jelas Tumbelaka.

Taufik Tumbelaka menambahkan, saat ini TNI/Polri sudah netral, tinggal nantinya birokrasi yang masih perlu diperjelas.

“Semua dikembalikan ke aturannya dan diminta semua pihak terutama ASN menghormati dan mentaati. Selain itu para elit politik termasuk Kepala Daerah untuk tidak memaksa para ASN untuk terjebak dalam politik praktis sesuai aturan yang ada. Sekda dak BKD harus proaktif dan antisipatif dalam “melindungi” para ASN dari tarikan oknum-oknum elit politik,” tutur Tumbelaka kepada ManadoTerkini.com, Minggu (21/1/2018) lewat WhatsApp. (JP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*